Viral Video Bocah SD di Purbalingga Dirantai, Diduga karena Nakal

Konten Media Partner
14 Maret 2021 17:05
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Viral Video Bocah SD di Purbalingga Dirantai, Diduga karena Nakal (69463)
zoom-in-whitePerbesar
Seorang anak di Purbalingga yang dirantai orang tuanya di gudang. Foto: Sekdes Hary Susanto.
ADVERTISEMENT
Beredar viral video di media sosial adanya seorang anak yang dirantai di gudang. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, hal ini terjadi di Purbalingga, Jawa Tengah.
ADVERTISEMENT
MNA (8), anak di Desa Kalimanah Kulon, Purbalingga, Jawa Tengah, mendapatkan sejumlah penganiayaan dari orang tuanya. Ia dikurung di gudang dan dirantai karena orang tuanya menilai, ia berbuat nakal.
"Memang betul adanya penganiayaan anak di bawah umur," ujar Hary Susanto, Sekretaris Desa Kalimanah Kulon saat diwawancarai Tugu Jogja, Minggu (14/3/2021).
Awalnya, ia mendapatkan telepon dari seorang warga terkait hal ini. Ia pun berangkat ke lokasi untuk memeriksa hal tersebut. Dan dirinya menemukan seorang anak dalam posisi kaki terikat.
"Posisi kaki terikat, ditutup dengan seng dan beberapa alat," ujarnya.
Ia pun melaporkan hal ini pada pihak berwajib segera setelah menemukan hal ini. Meskipun demikian, ia tidak berani melepaskan rantai karena dalam posisi digembok.
ADVERTISEMENT
3 personil dari pihak kepolisian pun datang dan memotong bagian atas rantai tersebut. Bocah ini pun langsung dibawa ke Kantor Desa dan memanggil orang tuanya.
Viral Video Bocah SD di Purbalingga Dirantai, Diduga karena Nakal (69464)
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi gudang tempat anak di Purbalingga dirantai, Minggu (14/3/2021). Foto: Eva Mintarsih/Tugu Jogja.
Ia menjadi salah seorang warga yang ikut mengurus kasus ini. Dalam video yang viral tersebut, terdengar seorang pria menanyakan pada anak siapa yang merantainya.
"Sing ngrantai sapa?" tanya pria tersebut.
Sang anak pun tak menjawab pertanyaan pria tersebut dan hanya berdiam diri.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020