433 Lulusan FEB Unisma Mengikuti Wisuda Periode 64 Secara Daring
Ada Peserta yang Mengikuti Wisuda Daring dari Makkah

MALANG - Gelaran Wisuda Periode 64 yang dilaksanakan oleh Universitas Islam Malang (Unisma) pada Minggu (17/1/2021), menyertakan 433 peserta wisuda dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).
Dekan FEB Unisma, Nur Diana SE MSi, mengatakan jumlah peserta wisuda terbanyak ini, menunjukkan bahwa kinerja lulusan FEB Unisma sangat baik.
"Ditinjau dari ketepatan waktu lulusan dalam menyelesaikan studi. Rata-rata lulusan tepat waktu mencapai angka 95 persen. Ini merupakan kinerja yang sangat baik bagi program studi Manajemen dan Akuntansi yang mampu mendorong dan memotivasi mahasiswanya di masa pandemi untuk lulus tepat waktu," ujarnya.
Dia memberikan apresiasi yang tinggi kepada kedua program studi tersebut, karena telah bekerja keras untuk memotivasi mahasiswa sehingga lulus tepat waktu dengan predikat cumlaude yang jumlahnya semakin meningkat.
Tak lupa, Diana mengucapkan selamat dan sukses atas capaian yang telah diraih oleh 433 wisudawan dan wisudawati dalam menempuh pendidikan di FEB Unisma.
"Wisudawan FEB Unisma dipandang dari kompetensi knowledge, skill, dan attitude. InsyaAllah sudah mumpuni untuk terjun ke masyarakat kita. Bahkan lulusan kami harapkan mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan lingkungan yang ada. Jadikan sebuah tantangan untuk menjadi peluang," pesannya.
Diana menambahkan, lulusan FEB Unisma sudah dibekali dengan softskill dan hardskill sesuai bidang masing-masing, yang mana untuk pemenuhan hal tersebut, telah bekerjasama dengan berbagai lembaga sertifikasi kompetensi yang kredibel.
"Semasa kuliah banyak mahasiswa kami sudah menjadi relawan pajak untuk memberikan pendampingan kepada wajib pajak badan maupun pribadi, karena kita bekerjasama dengan Dirjen Pajak," ujarnya.
"Disamping itu, mahasiswa juga mengikuti program magang bersertifikasi baik dengan BUMN maupun non BUMN," imbuhnya.
Sementara untuk program entrepreneur, lanjut dia, mahasiswa membuat program Rumah Kreatif.
Diana juga menyampaikan, kebijakan wisuda daring akhirnya menjadi pilihan terbaik setelah sempat tertunda akibat peraturan PSBB beberapa waktu sebelumnya.
"Saat ini masih berlaku mengingat kasus pandemi COVID-19 semakin melonjak. Hal ini mungkin kurang memenuhi harapan peserta wisudawan FEB Unisma," paparnya.
Namun dia berharap, wisuda daring tidak mengurangi makna, penghargaan, perjuangan, dan penghormatan kepada para wisudawan. Sebab, wisuda merupakan momen bersejarah sebagai bukti telah menyelesaikan studi S1 di FEB Unisma.
"Semoga kesuksesan senantiasa menyertai langkah saudara dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan barokah. Terima kasih atas kepercayaannya yang telah memilih FEB Unisma sebagai tempat menempuh Pendidikan Tinggi," ucapnya.
"Dengan kepercayaan ini, InsyaAllah kami berkomitmen untuk memberikan yang terbaik kepada mahasiswa kami," imbuhnya.
Tak lupa, Diana berpesan untuk senantiasa membawa nama baik FEB Unisma sebagai kampus Nahdliyin. "Cita-cita para ulama, tokoh pendidikan yang harus kita jaga amanahnya. Jadilah Duta Rahmatan Lill'amin dimana saudara berada dan memberikan value bagi masyarakat," pesannya.
Yang menarik dalam gelaran wisuda kali ini, ada salah satu peserta wisuda dari program studi Manajemen, yakni Budi Setio Zadi SM, mengikuti prosesi wisuda daring dari Makkah, karena sedang menjalankan ibadah Umroh.
“Alhamdulilah bulan Januari ini bulan berkah bagi saya pribadi dimana saya mendapatkan kesempatan menjalankan ibadah umroh, prosesi wisuda daring, dan merayakan ulang tahun di Makkah," ujar Budi.
"Terima kasih kepada semuanya. Semoga kami diberi kelancaran," imbuhnya.
Dalam wisuda kali ini, FEB Unisma menyumbang Lulusan Terbaik dari Program Studi Manajemen atas nama Riski Amaliah dan Lulusan Terbaik dari Program Studi Akuntansi atas nama Dinar Dhea Safitri.(ads)
