Anak Bung Tomo: Visi Pak Prabowo Sama dengan Bung Tomo

TUGUMALANG.ID - Keluarga besar Bung Tomo digadang-gadang bakal mendukung pasangan calon presiden (capres) nomor urut 02. Hal itu setelah dideklarasikannya bekas kediaman Bung Tomo di Jalan Ijen No 6 Kota Malang menjadi 'Rumah Bung Tomo untuk Pemenangan Prabowo Sandi' pada Minggu (31/3/2019) siang. Hadir dalam acara itu Sandiaga Uno.
Hal itu diungkapkan sendiri oleh anak bungsu dari Bung Tomo, Ratba Sulistami Sutomo. "Insya Allah (semua keluarga besar Bung Tomo) mendukung," terang anak ke-4 Bung Tomo tersebut.
Ia menyatakan bahwa pihak keluarga Bung Tomo mendukung Prabowo Subianto dan juga Sandiaga Uno itu lantaran merasa memiliki prinsip yang sama dengan ayahandanya, pahlawan pertempuran Surabaya.
"Bahwa Pak Prabowo memiliki visi yang sama dengan Bapak kami," ujar perempuan yang akrab disapa Nana tersebut.
Ia menyatakan bahwa visi tersebut adalah sama-sama sosok yang dianggap membela 'wong cilik'. "Jadi pro rakyat kecil, dari dulu sampai sekarang membantu keadilan yang harus ditegakkan. Ketika ada masalah terhadap rakyat kecil, beliau, bapak saya itu kemudian membela mereka," bebernya.
Hal itulah yang ia lihat pada sosok Prabowo-Sandi. "Karena ada kesamaan itulah jita tidak bisa mendukung dari mulut saja. Tapi tanpa kata-kata sudah bisa mendidik dan tidak menunjukkan rasa kasih sayang dengan benar," beber Nana.
Ia teringat kata-kata ayahnya bahwa melihat sesuatu harus dari perspektif yang lebih tinggi seakan sedang naik sebuah helikoper.
"Tarik. Yang lebih tinggi. Helicopter view. Lihat apa yg terjadi. Dan kamu akan melihata apa yang terjadi sebenarnya. Dan ini saya lihat di Bapak Prabowo Sandi. Bahwa mereka ada keberpihakan kepada keadilan, sosial, dan kemakmuran," tandasnya.
Sementara itu cicit Bung Tomo, Igo Satria yang masih berusia 21 tahun juga menggarisvawahi bahwa dirinya siap untuk mendukung dan memberikan suaranya pada Prabowo-Sandi di pemilihan presiden 17 April mendatang.
"Ya saya juga Insya Allah mendukung bapak Prabowo Sandi," terangnya singkat. Untuk diketahui ialah yang kini meninggali rumah Jl Ijen, rumah yang pernah dibangun pada tahun 1950 oleh Bung Tomo.
Reporter : Gigih Mazda
Editor : Irham Thoriq
