Food & Travel
·
18 September 2020 14:14

Banana Bolis, Olahan Pisang Buatan Mahasiswa di Malang

Konten ini diproduksi oleh Tugu Malang
Banana Bolis, Olahan Pisang Buatan Mahasiswa di Malang (9870)
Banana Bolis. Foto: dok
MALANG - Bisnis kuliner di Kota Malang bisa dikatakan tidak pernah mati. Bahkan makin marak seiring berjalannya waktu. Mulai dari olahan mi dengan daya tarik level kepedasannya, olahan ayam krispi dengan pilihan sambalnya, sampai minuman kopi yang disediakan di kafe-kafe yang kian digandrungi oleh kalangan mahasiswa.
ADVERTISEMENT
Pelaku usahanya pun memiliki ragam inovasi demi mempertahankan eksistensi dan meningkatkan daya konsumtif masyarakat Malang.
Baru-baru ini, Tugu Malang ID disuguhkan camilan baru kreasi mahasiswa salah satu kampus swasta di Kota Malang, Banana Bolis.
Banana Bolis, Olahan Pisang Buatan Mahasiswa di Malang (9871)
Banana Bolis. Foto: dok
Berangkat dari tempat kelahiran, ternyata tidak menyurutkan tekad dan tujuan ketiga mahasiswa asal Pasuruan, Malang, dan Lombok ini untuk merintis dan mengenalkan brand mereka di tengah pandemi.
Pencetus sekaligus pemilik Banana Bolis, Hana Pratiwi, mengatakan ide membuat olahan pisang ini berawal dari hobi memasak dan mengeksplor menu-menu olahan baru.
Sampai di suatu ketika, Hana melihat produk nugget pisang di salah satu status whatsapp temannya.
Banana Bolis, Olahan Pisang Buatan Mahasiswa di Malang (9872)
Hana Pratiwi (tengah). Foto: dok
“Akhirnya, pada suatu hari nemuin story salah satu orang di Instagram. Nugget Pisang, sekarang terkenal banget, Sang Pisang. Olahan pisang yang rata-rata kita temuin kan nugget pisang, nah itu terlalu mainstream karena sudah banyak yang pakai olahan itu (nugget). Jadi, kenapa nggak aku bikin olahan pisang yang beda," papar Hana.
ADVERTISEMENT
"Nah, setelah berulang kali bereksperimen, ketemu menu Banana Bolis ini. Sebetulnya, Banana Bolis ini udah lama. Setahun lalu, tepatnya di bulan Juli 2019," imbuhnya.
Perjuangan Hana membuat Banana Bolis sempat jatuh bangun. "Memang sempat gagal, karena bahannya gak klop. Pengaruh sama rasa pisangnya. Kan disini yang ditonjolkan rasa pisangnya, jadi kami ingin tampilkan aroma pisangnya itu. Kalo kita beli olahan pisang, kan rata-rata kalah sama tepungnya, sedangkan aku mau ini tuh benar-benar rasa pisangnya gak kalah sama tepungnya," jelasnya.
Pemilihan nama brand-nya pun sederhana. “Kenapa namanya Banana Bolis? Karena pertama produknya berbahan dasar pisang, lalu bentuknya juga bulat, jadi bisa dibilang bola isi," terangnya.
Untuk kisaran harganya, cukup terjangkau untuk kantong mahasiswa. Mulai Rp 10 ribu untuk varian brown sugar dan Rp 12 ribu untuk varian Milo.
ADVERTISEMENT
Reporter: Neni Eka