News
·
5 Mei 2021 9:51

Banjir Doa di Medsos untuk Perawat Kecantikan yang Dibakar Hidup-hidup

Konten ini diproduksi oleh Tugu Malang
Banjir Doa di Medsos untuk Perawat Kecantikan yang Dibakar Hidup-hidup (128228)
searchPerbesar
Instagram Eva yang bernama @evasofiana2510 di postingan foto selfie korban tanggal 19 April 2021.
MALANG - Kasus pembakaran terhadap perawat kecantikan Klinik Bunga Husada Desa Arjowinangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Eva Sofiana Wijayanti (32), ternyata membawa banyak simpati masyarakat.
ADVERTISEMENT
Hal ini terbukti dari banjirnya doa online di akun Instagram Eva yang bernama @evasofiana2510 di postingan foto selfie korban tanggal 19 April 2021.
"Aku tidak kenal, aku berdoa supaya lekas membaik teman dunia maya," tulis akun tiaharyantii pada Selasa (04/05/2021).
"Semoga lekas pulih dan pelaku segera tertangkap," tulis akun jantanpamungkas.
"Hallo Mbak Eva, aku harap kamu baca ini, Insyaallah Mbak, semoga kamu bisa tersenyum cerah seperti di foto ini. Dengan mata yang juga ikut tersenyum. Semoga lekas pulih, semoga lekas kuat hati menerimanya. Semoga banyak cinta dan kalimat positif yang datang untuk kamu. Peluk online ya Mbak Eva," tulis akun endahsyati.
"Dapat dari Lambe Turah langsung coba cari IGnya, semoga segera pulih ya mbak, amin," tulis akun silvi_ytia.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, kejadian nahas terjadi di Klinik Bunga Husada Kalipare, Kabupaten Malang, seorang perawat bernama Eva Sofiana Wijayanti dibakar hidup-hidup oleh orang tidak dikenal.
Diungkapkan oleh Kapolsek Kalipare, AKP Soleh Mas'udi, kejadian sendiri terjadi pada Senin pagi (03/05/2021) saat sedang bertugas, ketika kejadian korban tengah berisitirahat.
Tiba-tiba ada seorang laki-laki dengan motor matic berwarna hitam tidak dikenal mendatangi dirinya dengan masuk ke dalam klinik. Dan tanpa banyak bicara langsung menyiramkan cairan yang diduga bensin ke wajah korban.
Tak lama kemudian, pelaku langsung membakar wajah korban kemudian langsung melarikan diri.
Korban yang langsung berteriak minta tolong, akhirnya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Wava Husada Kepanjen.
Soleh menjelaskan jika ciri-ciri pelaku yang berhasil didapatkan pihak kepolisian sampai saat ini adalah pelaku memakai jaket hitam, memakai helm dan memakai masker.
ADVERTISEMENT