Konten Media Partner

Berbagi 10 Ribu Kue, Cara Perharsia Manjakan Pengantar ’Tamu Allah’

Tugu Malangverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warung gratis peduli sesama yang digelar oleh Persatuan Persaudaraan KBIH RSI Aisyiyah Malang (Perharsia) dan PT Tiga Cahaya Utama di Lapangan Rampal, kamis pagi (11/7).(foto-foto: Irham Thoriq/Tugu Malang).
zoom-in-whitePerbesar
Warung gratis peduli sesama yang digelar oleh Persatuan Persaudaraan KBIH RSI Aisyiyah Malang (Perharsia) dan PT Tiga Cahaya Utama di Lapangan Rampal, kamis pagi (11/7).(foto-foto: Irham Thoriq/Tugu Malang).

TUGUMALANG.ID-Ada suasana berbeda terasa di pemberangkatan Calon Jama’ah Haji (CJH) asal Kota Malang di Lapangan Rampal, kamis pagi (11/7). Ya, ketika itu, ada satu stand yang selalu dikerubuti puluhan orang.

Stand tersebut adalah stand dari Persatuan Persaudaraan KBIH RSI Aisyiyah Malang (Perharsia), Sadarhajiku dan PT Tiga Cahaya Utama. Stand ini dikerubuti, karena menyediakan kue gratis dan minuman gratis bagi para pengantar ‘tamu Allah’.

Tak pelak, kue yang disajikan, diserbu oleh para pengantar CJH. Yang dihidangkan adalah kue roti hingga aneka macam gorengan. Sedangkan untuk minuman, ada kopi, jahe hangat, dan kopi jahe.”Ini sangat membantu sekali, karena warung jauh, apalagi ini gratis,” kata Nur Hasan (65), salah seorang pengantar CJH kepada tugumalang.id, media online partner resmi kumparan.com.

Salah seorang relawan Perharsia Agus Sampurno (58) mengatakan, acara bagi-bagi kue atau makanan sudah rutin digelah oleh Perharsia.”Kami punya amal usaha yakni warung gratis bagi sesama, biasanya makanan, tapi karena ini terlalu pagi yang kami kasih kue,” kata Agus.

Para relawan saat menggoreng gorengan untuk warung gratis yang digelar oleh Persatuan Persaudaraan KBIH RSI Aisyiyah Malang (Perharsia) dan PT Tiga Cahaya Utama.

Menurut dia, even bagi-bagi makanan dan kue ini, oleh Perharsia sudah digelar yang ke 188 kali. Adapun perharsia, punya pengurus hingga tingkat kecamatan.”Di tingkat kecamatan itu yang menggelar acara semacam ini, kalau ini tingkat pusat yang menggelar bekerjasama PT Tiga Cahaya Utama, yang merupakan perusahaan untuk jama’ah haji plus di kota malang,” imbuhnya.

Agus melanjutkan, Perharsia sudah mempunyai ribuan, atau mungkin puluhan ribu anggota. Lantaran, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) RSI Aisyiyah sudah berdiri sejak 28 tahun silam.”Jadi anggota perhasia itu yang berdonasi untuk setiap acara sosial, mereka suka bersedekah, ini lihat mereka bawa kue sendiri,” imbuhnya.

Untuk tadi pagi, Agus memperkirakan ada 10 ribu kue yang disiapkan untuk pengantar CJH asal Kota Malang.”Karena ada dua gelombang, yakni pagi dan agak siang, makanya kue yang disiapkan sekitar 10 ribu kue,” pungkasnya. Selain warung gratis, Perharsia juga memberi santunan berupa iuran BPJS hampir 100 KK, Panti Asuhan Perjarsia, dan berbagai aksi peduli masyarakat terdampak bencana.

Para relawan menjaga warung gratis yang digelar oleh Persatuan Persaudaraan KBIH RSI Aisyiyah Malang (Perharsia) dan PT Tiga Cahaya Utama.

Sementara itu, Bachtiar Effendy, Ketua KBIH RSI Aisyiyah mengatakan, aksi sosial oleh Perharsia ini merupakan bukti berhasilnya bimbingan yang dilakukan KBIH RSI Aisyiyah.”Ini sebagai ikhtiar melestarikan kemabruran haji, karena wujud kemabruran haji akan berdampak kebaikan dan menguatnya kepekaan sosial pasca ibadah haji,” kata pria yang juga Direktur Utama PT Tiga Cahaya Utama ini.

Bachtiar Effendy, Ketua KBIH RSI Aisyiyah.

Dia menambahkan, KBIH RSI Aisyiyah memang intens dalam melakukan bimbingan bagi calon jama’ah haji.”Dimulai dari pelaksanaan manasik haji tak kurang dari 90 kali teori dan praktek, pendampingan saat pelaksanaan ibadah, dan aksi-aksi sosial pasca haji,” pungkasnya.

Reporter : Irham Thoriq