Konten Media Partner

FK Unisma Ajari Warga Desa Membuat Hand Sanitizer Herbal Daun Sirih

Tugu Malangverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengabdian Masyarakat FK Unisma di Desa Donowarih, Karangploso, Kabupaten Malang. dok
zoom-in-whitePerbesar
Pengabdian Masyarakat FK Unisma di Desa Donowarih, Karangploso, Kabupaten Malang. dok

MALANG - Fakultas Kedokteran (FK) Unisma melaksanakan kegiatan program pengabdian masyarakat (PkM) di Desa Donowarih, Kecamatan Karang Ploso, Kabupaten Malang. Kegiatan PkM itu berupa penyuluhan tentang pembuatan hand sanitizer melalui pemanfaatan daun sirih.

Kegiatan itu berlatar belakang Pandemi COVID-19, yang membuat setiap orang diharuskan untuk menjaga sistem pertahanan tubuh dalam mencegah penularan virus. Salah satu pencegahan dasar yang bisa dilakukan yaitu membersihkan telapak tangan baik sebelum maupun sesudah aktivitas.

Praktik langsung pembuatan hand santizer bahan herbal daun sirih. dok

Sebagai dosen yang memiliki tanggung jawab Tri Dharma Perguruan Tinggi, melihat perkembangan virus yang ada di Indonesia menjadi pemantik untuk dapat terjun langsung ke masyarakat melalui kegiatan pengabdian masyarakat (PkM).

Pemanfaatan daun sirih sebagai bahan pembuatan hand sanitizer, lantaran daun sirih sebagai tanaman liar dan mudah sekali ditemukan di pekarangan rumah memiliki potensi dalam membunuh bakteri.

Kegiatan diwakili para ibu kader PKK yang ada di desa tersebut. Kegiatan yang dilakukan di antaranya pemilihan bahan dan alat, pembuatan hand sanitizer, dan pengemasan.

Foto bersama tim Pengabdian Masyarakat FK Unisma bersama para ibu kader PKK. dok

Setiap proses dilakukan melalui tanya jawab dan praktik langsung. Para ibu sangat antusias mengikuti demo pembuatan hand sanitizer. Bahan-bahan yang digunakan banyak di pekarangan seperti daun sirih dan jeruk nipis. Selain itu peralatannya juga sederhana yang biasa digunakan di dapur.

Dosen Prodi Farmasi, FK Unisma, Anita mengatakan, hasil dari kegiatan PkM yaitu peningkatan pemahaman dan pengalaman dari Kader PKK di desa Donowarih untuk bisa membuat hand sanitizer sendiri dengan memanfaatkan tanaman yang ada di sekitar rumah yang selanjutnya dapat disebarkan kepada masyarakat.

“Melihat ibu-ibu yang aktif melaksanakan kegiatan dan aktif bertanya merupakan pengalaman yang berharga,” ujar Anita.