Hunian Islami di Malang, Adyna Residence Solusinya

TUGUMALANG.ID- Memilih hunian harus benar-benar selektif. Karena salah memilih urusannya bisa panjang urusannya. Apalagi, terkait izin dan pemenuhan fasilitas umum harus dipertimbangkan. Termasuk bagi masyarakat yang mencari hunian islami di Malang.
Hadirnya Adyana Residence bisa menjadi pilihan terbaik. Berlokasi di kawasan Tasikmadu, Kota Malang menambah keuntungan Adyana Residence. Perumahan dengan luas 3,5 hektar ini bakal menjadi pilihan hunian yang komplit. Sebab, pengembang akan menyiapkan 50 persen lahan untuk kebutuhan fasilitas umum."Ya sekitar 50 persen untuk fasum. Tidak hanya jalan, akan ada masjid, tempat berkuda, area panahan dan kolam renang indoor," kata Marketing Manager Adyana Residence Apik Samsul Rizal. Untuk diketahui, berkuda, memanah, dan berenang adalah sunah nabi.
Menurutnya, hadirnya Adyana Residence menjadi jawaban untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap hunian islami di Malang. Oleh karena itu disediakan fasilitas umum yang lengkap. Sehingga membuat penghuni semakin nyaman. "Sekarang kebutuhannya suah beda, bukan hanya hunian. Tapi juga kondisi lingkungan yang mendukung dan nyaman," terangnya.
Selain itu pengembang yang berpengalaman juga menjadi nilai lebih. Gagasan yang dilakukan Prima Land Group sebagai pengembang memang cukup menarik. Sebab, menjadikan fasilitas kolam renang indoor dan terintregasi dengan sarana berkuda serta panahan baru pertama ada. Apalagi semua berada satu area dengan hunian. "Ini sebuah mimpi, berdakwah lewat usaha. Jadi kami ingin membangun peradaban mulai dari rumah," terangnya.
Promo menarik juga ditawarkan selama masa prelaunch pada hunian islami di Malang ini. Pengembang menawarkan harga yang menggiurkan. Dari harga Rp 670 juta menjadi harga Rp 390 juta. Promo ini berlaku hanya untuk 10 pembeli pertama dam bisa di tutup kapan saja. Jadi tertarik untuk memilih Adyana Residence ? Langsung hubungi nomor marketing di bawah ini. Buruan sebelum promo berakhir. 085772215788 (Rizal) 081333679772 (Rima)
(adv)
Reporter : Hafis Iqbal
Editor : Irham Thoriq
