Jalan Pedang Penggagas Start Up Bolehbaca.com

Konten Media Partner
23 Februari 2019 13:26 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Rezza Deviansyah menunjukan start up bolehbaca.com yang dia dirikan. (Foto: Irham Thoriq/Tugu Malang)
zoom-in-whitePerbesar
Rezza Deviansyah menunjukan start up bolehbaca.com yang dia dirikan. (Foto: Irham Thoriq/Tugu Malang)

TUGUMALANG.ID–Meraih gelar Master Globalisasi dari Australian National University, sebenarnya Rezza Deviansyah M.Glob bisa berada di ‘zona nyaman’ dengan menjadi profesional di perusahaan multinasional, atau dosen di almamaternya yakni Universitas Airlangga (Unair).

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Tapi, Rezza justru mengambil ‘jalan pedang’. Yakni, dengan mendirikan start up bolehbaca.com, sebuah start up yang dia klaim sebagai start up satu-satunya penyedia platform sewa dan beli buku. Di start up bentukannya itu, semua orang bisa jual dan beli buku dengan mudah.”Saya memang berpeluang menjadi dosen di Unair, tapi saya memilih mengembangkan usaha ini,” kata Rezza saat ditemui di kantor bolehbaca.com di daerah Soekarno Hatta, Kota Malang, awal pekan lalu.
Pria 27 tahun ini mengaku sudah merancang start up itu ketika masih kuliah di Australia. Penerima Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini mengaku gelisah minimnya akses bacaan kepada masyarakat luas.”Makanya saya dirikan ini, ini ada sisi bisnisnya, dan ada idealisnya,” kata alumnus Jurusan Sastra Inggris Unair ini.”Dari mahasiswa saya memang suka berwirausaha, tidak cocok ikut orang,” imbuhnya.
ADVERTISEMENT
Dia lantas menjelaskan lebih detail tentang bolehbaca.com yang baru mengudara awal tahun ini. Platform ini dikembangkan untuk memudahkan masyarakat membaca dan membeli buku tanpa harus ribet. Cukup duduk manis di rumah dan buka gadget semua buku sudah tersedia. "Kami ingin memudahkan masyarakat dalam menikmati bahan bacaan berkualitas. Tidak perlu repot lagi kalau mau mencari buku bisa lewat gadget," katanya.
Rezza menceritakan ide awal membuat bolehbaca.com karena dirinya prihatin dengan susahnya mendapatkan buku berkualitas di Indonesia. Apalagi sekarang juga banyak pembajakan buku. Tentu sangat merugikan bagi penulisnya. Oleh karena itu dia ingin membuat sebuah penghubung antara penerbit, penulis dan pembaca. "Idenya itu simpel saja, kami jadi penghubung untuk mendapatkan akses buku bacaan. Cuma memang prosesnya panjang, yang lama bangun sistemnya," imbuhnya.
ADVERTISEMENT
Memang bolehbaca.com baru dirilis awal Februari lalu. Namun, kehadirannya bisa menjadi pemuas dahaga penikmat buku di Indonesia. Karena tidak susah lagi dalam mencari buku. Bahkan, Rezza menyiapkan 2.300 koleksi bukunya untuk dinikmati. "Buku milik pribadi juga disiapkan untuk dipinjam. Hampir 75 persen itu buku Bahasa Inggris hasil kuliah di Australia," jelasnya.
Nah, untuk yang pingin tahu caranya investasi buku. Kalian tinggal daftar saja sebagai user di bolehbaca.com. Nantinya akan ada dua pilihan sebagai reader atau owner. "Kami buat pilihan bisa jadi owner atau reader. Kalau reader itu hanya bisa meminjam tapi owner itu yang meminjamkan bisa juga menjual," terangnya.
Rezza Deviansyah saat berada di Boba Library, kantor dari bolehbaca.com di daerah Soekarno Hatta, Kota Malang. Di kantor ini juga sering digelar even-even gratis bagi kalangan milenial.
Biaya meminjam buku juga cukup murah untuk buku reguler di banderol Rp 12 ribu selama 1 bulan. Sedangkan untuk buku premium hanya Rp 25 ribu selama satu bulan. Itu setara dengan uang makan anak kos satu hari-loh."Ya memang murah, kan kami ingin memudahkan masyarakat. Harga segitu sudah bisa pinjam satu bulan bisa bebas tukar juga," terangnya.
ADVERTISEMENT
Bingung gimana nanti ambil bukunya ? Tenang saja kalian cukup duduk manis di rumah. Nanti akan ada kurir dari ekpedisi yang menjemput dan mengantar bukunya. Untuk owner kalian juga bisa mendapatkan sharing profit. "Owner tidak perlu mengirim buku ke kami. Cukup di simpan di rumah nanti akan ada kurir yang ambil," kata Rezza.
Takut buku kalian rusak atau hilang selama dipinjam ? Tidak usah ragu karena sudah ada uang jaminan di dalam sistem. Sehingga tingkat keamanannya pasti terjamin."Kami ini sistemnya marketplace, ada juga uang jaminan. Jadi jangan khawatir bukunya akan hilang atau rusak," imbuhnya.
Jadi, darimada buku menumpuk di gudang ayo, investasikan. Buat kalian yang pingin sekedar sewa atau beli, juga jangan tunggu lagi. Sekarang pinjam dan jual beli buku cukup dari genggaman. Mau coba?
ADVERTISEMENT
Reporter : Irham Thoriq