News
·
3 Februari 2021 14:44

Kapolres Malang Pastikan Dentuman Bukan Latihan Militer atau Gunung Api

Konten ini diproduksi oleh Tugu Malang
Kapolres Malang Pastikan Dentuman Bukan Latihan Militer atau Gunung Api (24629)
Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, saat dikonfirmasi pada Rabu (03/02/2021) di Mapolres Malang. Foto: Rizal.
MALANG - Misteri suara dentuman yang terjadi di Malang raya sekitar Pukul 00.00 WIB sampai waktu Subuh hingga saat ini masih menjadi misteri. Pasalnya, hingga saat ini masih belum diketahui penyebab dentuman yang menghebohkan jagat Twitter tersebut.
ADVERTISEMENT
Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, memastikan jika kejadian tersebut bukan berasal dari Gunung Api ataupun latihan militer. "Kita sudah koordinasi dengan BPBD bahwa di Gunung Semeru tadi malam tidak ada suara dentuman. Ada info juga dari Gunung Raung Bondowoso, tapi kita dalami itu juga bukan dari sana," terangnya saat dikonfirmasi pada Rabu (03/02/2021) di Mapolres Malang.
Pihak PT Pindad dan TNI juga menegaskan jika suara tersebut bukan dari kegiatan keduanya. "Kita juga pastikan pada beberapa pihak yang memiliki bahan peledak seperti PT Pindad dan Satuan TNI, kita pastikan tidak ada kegiatan latihan atau kegiatan yang menggunakan bahan peledak atau bahan yang bisa mengakibatkan dentuman besar," ucapnya.
Oleh karena itu, Hendri masih memerintahkan anggotanya untuk berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menyelidiki penyebab dentuman tersebut. "Jadi, kami terus berkoordinasi dengan BPBD, kita juga berkoordinasi dengan pihak Kota Malang untuk memastikan dentuman apa yang terjadi tadi malam," tegasnya.
ADVERTISEMENT
"Tapi seperti itu baik dari PT Pindad, TNI dan BPBD memastikan bukan dari Gunung Meletus belum ada temuan-temuan tersebut," lanjutnya.
Terakhir, Kapolres kelahiran Solok Sumatera Barat ini mengatakan agar masyarakat memberikan informasi pada Polres Malang jika sumber suara tersebut terdapatnya di sekitar wilayah mereka. "Bagi masyarakat yang mengetahui, karena semakin keras dentuman maka semakin dekat lokasi suara, tolong segera diinformasikan pada Polres Malang atau BPBD. Untuk memastikan, mengidentifikasi dan mengetahui apa penyebab yang menimbulkan dentuman cukup keras yang infonya terdengar sampai Surabaya," pungkasnya.