Mahasiswa Unikama Lolos Pelatihan Sertifikasi Junior Web Developer BPPTIK
·waktu baca 2 menit

MALANG – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) tak henti-hentinya meraih prestasi dan mendorong peningkatan kualitas calon lulusan.
Diantaranya, Yogi Khoirul Anwar, Mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Informatika (TI), ini berhasil lolos pelatihan sertifikasi Junior Web Developer yang digelar oleh Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) gelombang 7.
Menurut Yogi, proses mendaftar sampai bisa mengikuti uji sertifikasi di gelombang 7 ini tidaklah mudah. Sebab, dia harus mendaftar hingga tiga kali untuk bisa lolos.
“Tentunya senang sekali bisa lolos. Sebelum saya lolos pelatihan sertifikasi BPPTIK gelombang 7 ini, saya telah mendaftar sebanyak 2 kali namun keduanya gagal. Tapi saya tidak menyerah dan saya mencoba mendaftar yang ketiga kalinya dan dinyatakan lolos untuk mengikuti pelatihan,” ujar Yogi.
Mulanya, dia mendaftar di website BPPTIK, setelah daftar kemudian diarahkan untuk tes wawasan tentang web developer. Jika dinyatakan lolos, maka peserta diumumkan di kemudian hari. Setelah itu, peserta harus mengikuti pelatihan selama 1 minggu secara online oleh BPPTIK.
Dalam pelatihan tersebut, tentunya juga terdapat tugas-tugas yang diberikan dan harus dikerjakan
Usai pelatihan, kemudian dilakukan uji sertifikasi sesuai jadwal yang telah dipilih. Bagi peserta yang tidak mengikuti pelatihan dan tidak mengerjakan tugas, maka tidak bisa mengikuti uji sertifikasi.
Tahap selanjutnya, dia diarahkan mengikuti uji sertifikasi yang dijadwalkan pada tanggal 7 Agustus.
"Alhamdulillah tidak terlalu sulit, karena sudah dipelajari di semester 4. Pelatihan hanya dasar-dasar pembuatan web saja dan tugas-tugasnya juga hanya dasar-dasar saja, seperti membuat desain website dan mengimplementasikan dengan bahasa pemrograman PHP (Hypertext Prepocessor),” jelasnya.
Ke depan, dia berencana melanjutkan uji sertifikasi di bidang lain, seperti pemrograman web.
Dia berharap, pengalaman dan raihannya ini dapat menjadi pemantik semangat dan motivasi mahasiswa lain untuk ikut getol merah prestasi sebagai bekal ketika terjun ke dunia kerja nanti.(ads)
