Mas'ud Said Institute Tularkan Jurus Sukses Genjot Pendapatan Asli Daerah

MALANG-Mas'ud Said Institute (MSI) menggelar In House Training tentang tips dan trik 'Cara Cepat Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah' di Hotel Savana, Kota Malang. Acara digelar hari ini (19/2) hingga besok (20/2).
Hadir dalam acara ini perwalikan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dari Tuban dan dari Madiun, Jawa Timur. Ada sekitar 30 peserta yang hadir."Materi yang dibahas selama dua hari ini adalah untuk membedah PAD (Pendapatan Asli Daerah,red), atrategi dongkrak pajak, dan refomasi birokrasi," kata Prof M. Mas'ud Said P.hD, pembina dari Mas'ud Said Institute yang dalam acara tersebut juga menjadi pemateri utama.
Dia melanjutkan, acara ini juga dalam rangka untuk memberikan formulasi, tips dan trik pemerintah daerah dalam mencari terobosan, inovasi yang berkaitan dalam upapaya-upaya menggali potensi pendapatan daerah.
"Kami akan memberikan pemahaman dan cara aplikasi mengolah mendapatakan hasil daerah, karena problem paling besar adalah soal keuangan daerah, kadang menurun bahkan kecil sekali pedapatan di masing-masing daerah," imbuhnya.
Lebih lanjut, pria yang juga Direktur Pascasarjana Unisma ini menambahkan, ada dua komponen pendapatan daerah yang besar yaitu pajak dan retribusi. Itulah yang akan dikupas tuntas supaya peserta yang hadir bisa memahami dan mengapliksikan, bagaimana cara untuk meningkatkan hasil pendapatan daerah tersebut.
"Acara ini memang bertujuan untuk memberikan pemahaman, yang mana peserta diharapkan mampu mengaplikasikannya di daerah masing-masing, untuk pengolahan pendapatan itu," imbuh pria yang juga Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jatim ini.
Menurutnya, peserta yang hadir selama dua itu akan diajari bagaimana cara mengolah dan membuat rumusan keungan dari penghasilan pajak dan retribusi yang efesien dan efektif Termasuk akan diberikan gambaran bagaimana cara mengolah keungan Bappenda Kota Malang, yang dinilai berhasil.
"Kita juga akan memberikan gambaran cara kota Malang mengolah pendapatan itu," imbuhnya.
Karena inilah, besok (20/2) rencananya Wali Kota Malang Sutiaji dan Kepala Bapenda Kota Malang Ir Ade Herawanto MT akan menyampaikan materi kepada peserta.
Sejauh ini, Bapenda Kota Malang sudah memiliki 50 jurus inovasi untuk meningkatkan PAD Kota Malang dan bahkan sudah resmi dibukukan.
Hal itu diamini Ade Herawanto. Menurutnya, sharing ilmu dan informasi penting dilakukan untuk saling meningkatkan potensi daerah.
"Harapannya kami bisa bertukar ilmu sesuai karakteristik daerah dan entitas lokal masing-masing daerah. Jadi, semacam diskusi antar praktisi pajak daerah yang mudah-mudahan saling bermanfaat sehingga pada gilirannya akan dapat meningkatkan PAD," beber pria yang juga dikenal sebagai musisi dan tokoh olahraga ini.
“Selain itu, semoga ilmu yang bermanfaat dari teman-teman Bapenda Kota Malang bisa menjadi amal jariyah. Sesama petugas pajak semestinya memang harus berbagi ilmu," tandasnya.
Untuk diketahui, In House Training yang digelar oleh Mas'ud Said Institute sudah beberapakali diadakan. Diantaranya, beberapa waktu lalu, digelar in house training di Surabaya yang diikuti oleh Pemkab Bangkalan.(ads)
Reporter : Ali
