Melihat Seratusan Jenis Bunga di Taman Flora San Terra, Malang

Tugumalang.id – Menikmati suasana ala luar negeri kini tak perlu jauh-jauh ke negeri sebelah atau benua seberang. Sebab, Desa Pandensari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, memiliki tempat wisata cantik yang tak kalah apik, namanya Taman Flora San Terra.
Tempat wisata yang baru saja dibuka 24 Desember 2019 lalu itu pun lokasinya sangat mudah dijangkau kendaraan. Sebab, tempat itu berada di jalur kendaraan yang hendak ke Malang atau Kediri.
Suasana cantik sudah kentara begitu kita akan membeli tiket di loket. Di sebuah bangunan berbentuk dome yang begitu besar tersebut, beragam varian bunga sudah menghiasi dan menyambut para tamu. Sehingga, para pengunjung akan merasa berada di sebuah rumah kaca berisi bunga-bunga.
Masih di pintu masuk yang sama, beragam jenis bunga menggantung di langit-langit tempat itu, serta beberapa sudut. Setelah masuk ke dalam, terdapat tempat yang mirip hall yang juga dipenuhi bunga. Uniknya, tempat itu juga dilengkapi rumput sintetis sehingga pengunjung bisa duduk dan bersantai.
Praba Tungga, Pengelola Kebun Taman Flora San Terra mengatakan terdapat kurang lebih 740 bunga ditanam di Taman Flora San Tera dengan kurang dari 100 jenis tanaman.
“Sebagian bunganya kita impor dari luar negeri yang kita beli melalui perusahaan di Jawa Barat. Sebagian kita dapat dari Indonesia. Dari Kota Batu juga ada, contohnya krisan dan pohon palem,” terangnya.
Spot lain yang tak kalah menariknya dari spot taman bunga yakni spot foto ala jalanan di luar negeri. Spot foto inilah yang menjadi andalan wisatawan untuk bergaya seolah-olah berada di luar negeri.
Ada yang dibuat mirip jalanan di Korea, bangunan rumah-rumah di Belanda, hingga rumah seperti di Italia. Tempat tersebut juga akan mengembangkan spot foto ala jalanan di Jepang.
Tak lengkap rasanya jika berada di spot foto bergaya Belanda dan Korea tanpa mengenakan kostum ala negeri-negeri tersebut. Tapi tak perlu khawatir, di Taman Flora San Terra ini juga terdapat tempat penyewaan baju Korea dan Belanda. Harganya pun relatif murah yakni Rp 30 ribu saja.
“Ada baju korea dan Belanda. kami sudah siapkan untuk penyewaan,” lanjut Praba.
Bagi yang membawa anak-anak juga tak perlu khawatir, karena di tempat wisata ini juga terdapat wahana bermain untuk anak-anak misalnya saja Trampolin dan Istana Balon.
Taman Flora San Terra juga menyediakan Cafe Garden yang menyajikan beragam makanan dan minuman. Kafenya pun unik. Karena seisi cafe terdapat beragam tanaman yang menggantung. Selain itu, setiap outlet yang ada juga cukup Instagramable.
Praba mengatakan kepada tugumalang.id bahwa konsep pembangunan Taman Flora yakni berasal dari manajemen di Kabupaten Semarang, yakni manajemen utama Taman Bunga Celosia. Sedangkan pihaknya hanya menjalankan konsep yang sudah ada.
Tempat wisata yang dibangun di atas luas lahan hampir 2 hektar tersebut mulai dibuka untuk umum pada tanggal 24 Desember 2019 lalu. Meski sudah dibuka, tempat tersebut baru soft launching, sementara untuk Grand Launching baru akan dilaksanakan pada bulan Februari 2020 mendatang.
“Awal promosi lalu kita buka setengah hari saja. Gratis untuk umum. Kita minta seluruh karyawan di sini untuk memposting promosi masuk gratis ini di semua sosial media. Pada hari itu, banyak yang antusias datang ke mari. Namun di hari-hari selanjutnya pengunjungnya menurun karena sudah tidak gratis, Baru di tanggal 2 sampai sekarang pengunjungnya banyak lagi,” ujar Praba.
Tak perlu khawatir dengan harga karena untuk masuk di Taman Flora San Tera kita hanya perlu merogoh kocek Rp 25 ribu untuk dewasa, dan Rp 20 untuk anak-anak pada saat akhir pekan. Sedangkan pada hari biasa, Rp 20 ribu untuk dewasa dan Rp 15 ribu untuk anak-anak.
Untuk diketahui, Taman Wisata San Terra Flora ini buka mulai pukul 8 pagi hingga pukul 6 sore. Menarik, bukan? Yuk, coba wisata ke sini!
