news-card-video
27 Ramadhan 1446 HKamis, 27 Maret 2025
Jakarta
chevron-down
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Konten Media Partner

Mencicipi Resep Masa Lalu di Kafetaria Toko Riang Malang

17 Januari 2021 16:11 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Menu andalan Toko Riang. Foto: Ben
zoom-in-whitePerbesar
Menu andalan Toko Riang. Foto: Ben
ADVERTISEMENT
MALANG - Di banyak tempat, ribuan jenis olahan makanan lahir dan menciptakan dinamika sejarahnya sendiri. Seperti halnya di Toko Riang, toko legendaris di Kota Malang yang sudah ada sejak tahun 1950-an.
ADVERTISEMENT
Di area toko dengan bangunan bergaya arsitektur kolonial Belanda itu, dalam perkembangannya mulai dimanfaatkan menjadi kafetaria atau rumah makan sederhana.
Jika dilihat dari varian menunya, seolah biasa saja. Tapi soal rasa, boleh dibilang bisa diadu dengan menu yang dihidangkan di warung lain.
Endah saat menggoreng jemblem. Foto: Ben
Menu spesial paling direkomendasikan disini jatuh pada menu kudapannya, yakni singkong goreng dan jemblem. Harganya bisa dibilang terjangkau karena menyesuaikan jumlah pesanan. Harganya berkisar antara Rp 2-5 ribu per satuan terkecilnya.
Kudapan terenak dan terlezat yang patut dicoba adalah jemblem. Jajanan yang terbuat dari singkong ini punya cita rasa khas beda dari warung gorengan yang lain.
Usut punya busut, resepnya itu didapat secara turun termurun dari mendiang pemilik Toko Riang, Darwanto.
ADVERTISEMENT
Jemblem khas buatan kafetaria Riang ini rasanya di luar dugaan, mengejutkan. Apalagi, jika sudah sampai tahapan menggigit bagian isian gula merah didalamnya. ''Gak mblengeri (tak membosankan). Teksturnya lembut, renyah, dan enak banget,'' kata Fotografer Tugu Malang ID, Bayu Novanta, pada Minggu (17/1/2021).
Kudapan selanjutnya adalah singkong goreng. Tak ada yang spesial jika melihat bentuknya. Bedanya, disini jajanan itu disandingkan dengan sambal terasi bajak khas Kafe Riang.
Harganya untuk setengah kilogram hanya Rp 5 ribu saja. Tentu saja, dari segi rasa cukup memorable.
Disamping menikmati kudapan, sebaiknya juga bisa memesan minuman pendamping. Rekomendasinya jatuh pada Wedang Rempah. Minuman hangat hasil racikan perpaduan rempah-rempah nusantara ala Kafe Riang. Didalamnya ada jahe, kapulaga, serai, dan rempah-rempah lainnya. Harganya Rp 10 ribu saja.
ADVERTISEMENT
''Cukup menghangatkan badan pas waktu hujan. Rasanya komplit ditambah dengan nuansa nostalgia masa lalu disini. Serasa di rumah sendiri,'' imbuh pria yang akrab disapa Ben itu.
Selain itu, disana juga menyediakan aneka macam masakan jawa seperti nasi goreng, cah sawi, bakmie nasi telur, hingga nasi oseng. ''Resep-resep ini almarhum (Darwanto) sendiri yang masak. Beliau memang suka masak,'' tutur Endah Sumarni (64), perempuan yang menjaga Toko Riang sejak masa kecilnya.
Dari resep masa lalu itulah, Toko Riang bisa tetap ada sampai sekarang. Dulu, kisah dia, di warung kecil sederhana itu, tiap harinya penuh oleh para pelanggan setia. Mereka selalu menyempatkan diri mampir, untuk sekedar makan siang, menikmati kudapan dengan secangkir kopi.
ADVERTISEMENT
''Kami semua dulu sibuk. Bolak-balik dari dapur ke toko antar pesanan. Capek sekali, tapi yang terasa hanya senang saja, gak kerasa. Dulu disini serasa hidup,'' ujarnya.