Menikmati Sensasi Pedas Bakso Mercon Kuah Ndower Bang Hasan di Malang

Konten Media Partner
15 Januari 2021 17:47
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Bakso Mercon Kuah Ndower Bang Hasan. Foto: Feni Yusnia
zoom-in-whitePerbesar
Bakso Mercon Kuah Ndower Bang Hasan. Foto: Feni Yusnia
ADVERTISEMENT
MALANG - Berkunjung ke Kota Malang tak lengkap rasanya jika tak mencoba bakso. Kuliner satu ini, banyak dimodifikasi menjadi kudapan sedap dengan berbagai olahan tambahan. Seperti halnya Bakso Mercon Kuah Ndower milik Bang Hasan.
ADVERTISEMENT
Berada di Jalan Akordion Selatan, Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, bakso ini masuk dalam kategori bakso kuah cabe yang wajib dicoba.
Buka dari pukul 11.00-21.00 WIB, menu kedai bakso kuah mercon ini terbilang beragam. Mulai dijual satu porsi hingga bijian, pembeli dapat memilih sesuai selera.
Bakso Mercon Kuah Ndower Bang Hasan. Foto: Feni Yusnia
zoom-in-whitePerbesar
Bakso Mercon Kuah Ndower Bang Hasan. Foto: Feni Yusnia
Antara lain, satu porsi bakso jumbo dibandrol Rp 15 ribu. Satu porsi bakso biasa Rp 10 ribu. Satu porsi pentol beranak Rp 10 ribu. Satu porsi pentol isi daging Rp 10 ribu. Ditambah harga gorengan cukup Rp 1 ribu saja, yang meliputi siomay, tahu walik, goreng mekar, dan goreng bulat.
Tak hanya itu, juga tersedia menu favorit yang kerap diburu pembeli. Ialah bakso lobster, bakso cumi, hingga bakso kepiting. "Harganya bervariasi itu lihat ukurannya. Kalau bakso lobster 40-60 ribu. Bakso kepiting 20-25 ribu. Bakso cumi 12-15 ribu," jelas Pemilik Bakso Mercon Kuah Ndower Bang Hasan, Hasanudin.
ADVERTISEMENT
Satu porsi bakso kuah mercon ini dihidangkan dengan mie putih, sawi, dan kecambah. Menjadi makin nikmat lantaran diberi taburan daun bawang, bawang goreng, plus disiram dengan kuah pedas cabainya.
Bakso Mercon Kuah Ndower Bang Hasan. Foto: Feni Yusnia
zoom-in-whitePerbesar
Bakso Mercon Kuah Ndower Bang Hasan. Foto: Feni Yusnia
Menghabiskan lebih dari 10 kilogram cabai per hari, bakso ini banyak digemari lantaran sensasi pedasnya yang nikmat nan gurih.
Menurut Hasan, banyak pembeli yang menilai baksonya berbeda dari bakso kuah pedas lainnya. "Kata mereka yang membedakan nomor satu gurih. Lombok kalau dimasak terus kan gurih-gurih pedes," bebernya.
Untuk yang tidak suka pedas, jangan khawatir. Sebab, bakso ini juga menyediakan kuah original alias kuah tak pedas. Disediakan juga saos, sambal, dan kecap sebagai pelengkap.
Terkait omzet, tak main-main. "Satu hari bisa omzetnya mencapai 3-4 juta," bebernya.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, salah satu pembeli, Geby Okta (18), mengaku paling suka menu ceker, lantaran empuk dan bumbu gurihnya meresap. "Rasanya beda kayak yang lainnya. Yang paling khas menurut saya cekernya karena enak. Terus pedesnya juga bisa dinikmati nggak menyengat di tenggorokan," sebutnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020