Menyeruput 'Darah Perawan' di Kopi Omahan, Malang

TUGUMALANG.ID- Minuman kopi saat ini sedang menjadi candu. Banyak kopi kekinian yang beredar di masyarakat. Namun, tidak sedikit kafe yang tetap eksis meski tidak mengikuti tren. Salah satunya kafe Kopi Omahan yang berada di Kepanjen, Kabupaten Malang.
Menyuguhkan konsep etnik tradisional, kafe ini terlihat berbeda. Sebab, seluruh dekorasi kafe menggunakan barang-barang bekas. Seperti panci, mug, kursi bekas, hingga topi yang biasa digunakan untuk ke sawah.
"Memang dibuat beda, saya ingin buat pengunjung merasa berada di rumah. Mereka bisa nyaman saat berada di sini," ucap Owner Kopi Omahan Lilik Teguh Prasetyo, saat ditemui, beberapa hari lalu.
Menurutnya, kafe miliknya tidak hanya menyuguhkan konsep etnik. Dari sisi menu juga perpaduan tradisional dan modern. Hal ini membuat pengunjung betah berlama-lama. "Kalau menu disini perpaduan, jadi ada tradisional dan modern. Ada juga menu inovasi yang bisa dipesan," terangnya.
Salah satu menu andalan Kopi Omahan adalah minuman bernama "Darah Perawan". Minuman yang berbahan dasar soda ini dikombinasikan dengan ekstrak kopi. Cara menyuguhkannya juga unik. Sebab ekstrak kopi cukup di masukkan bersama wadahnya. "Namanya darah perawan, ini untuk orang yang kurang suka kopi. Jadi semua bisa menikmati kalau di sini," terangnya.
Selain itu dalam buku menu dirinya juga membuat nama menu unik. Ditambah setiap menu diberikan kata-kata dengan bahasa jawa. Ini membuat pengunjung merasa sedang berada di desa. "Menu ini hanya pendukung, saya ingin memberikan konsep yang nyaman. Sekarang kan yang dicari ketenangan," ungkap mantan bartender tersebut.
Bahkan untuk memanjakan pengunjung. Dirinya membuat menu baru setiap bulan. Hal ini menjadi suguhan yang berbeda. Meski begitu tidak ada pengurangan menu. "Menunya selalu ditambah, sekarang ada 100 menu. Masih bisa lebih banyak lagi," tutupnya.
Reporter : Hafis Iqbal
Editor : Irham Thoriq
