Bola & Sports
·
16 Mei 2021 9:20

Nicola Reza, Suami Momo Geisha yang Juga Pemilik Sports Center Berlisensi FIFA

Konten ini diproduksi oleh Tugu Malang
Nicola Reza, Suami Momo Geisha yang Juga Pemilik Sports Center Berlisensi FIFA (31844)
Owner Unggul Sports Center, Nicola Reza. Foto: Ulul Azmy
MALANG - Malang kini punya one stop sports center berdaya saing internasional satu-satunya di Jawa Timur. Namanya Unggul Sports Center (USC). Hadirnya USC ini diakui banyak pihak turut membangkitkan gairah sepak bola di kotanya para Aremania ini.
ADVERTISEMENT
Usut punya usut, yang menginisiasi hadirnya USC ini adalah suami dari musisi kondang, Momo Geisha. Namanya Nicola Reza Samudra. Anak pertama dari 3 bersaudara. Juga bos PT Unggul Putra Samudra, dedengkot eksportir furnitur asal Malang.
Di tengah mengurusi bisnis keluarga tiga zaman ini, Nicola punya hobi berolahraga, khususnya sepak bola. Iseng, dia menyulap 2 hanggar besar bekas pabrik furnitur miliknya di kawasan dekat exit Tol Karanglo itu, jadi lapangan futsal hingga GOR Bulu Tangkis sekira 2013 silam.
Nicola Reza, Suami Momo Geisha yang Juga Pemilik Sports Center Berlisensi FIFA (31845)
Unggul Sports Center. Foto: dok USV
''Tapi awalnya itu ya untuk pribadi, dipakai bareng-sama karyawan pabrik dan temen-temen. Bukan disewakan. Tapi lama-kelamaan kok banyak yang minat dan akhirnya disewakan,'' ujarnya, belum lama ini.
Hingga kemudian, Nicola yang kini menapak usia 31 tahun ini, kembali iseng menjadikan lahan sisa bekas pabrik di belakang bangunan GOR jadi lapangan Mini Soccer seukuran 53x34 meter. Lagi-lagi, awalnya dipakai hanya untuk kalangannya saja.
ADVERTISEMENT
Namun, keberadaan lapangan inipun tersebar dari mulut ke mulut. Melihat animo yang tinggi, Nicola gercep mewujudkan keinginan orang banyak itu dalam sekali lipatan tangan. Pada sekitar Oktober 2020 lalu, lapangan yang dinamai Abe Mini Stadium ini dikenalkan ke publik dan direspon positif banyak pihak.
Keunggulan Abe Mini Stadium dibanding yang lain dan mungkin tiada duanya yang paling mencolok yakni dari segi fasilitas tribun mini hingga bench pemain di sisi lapangan. Yang spesial adalah dari segi kualitas rumput sintetis yang dipakai.
Menurut fans garis keras Manchester United ini, rumput sintetis yang dipakai gak asal-asalan. Dia datangkan langsung dari suplier di China yang resmi memiliki sertifikasi FIFA. Nama rumputnya D3 Nature Thrive, rumput yang sama dipasang di stadium akademi Chelsea U-23 di London.
ADVERTISEMENT
''Setau saya di Jatim atau di Indonesia belum ada ya yang kayak kita. Memang kalau dilihat dari jauh ya sama hijaunya, tapi soal kualitas bisalah diadu,'' ujarnya.
Seperti namanya, USC terbilang unggul. Nantinya, di atas lahan seluas 1,5 hektare ini, akan ada tambahan arena cabor lain seperti Basket, Bola Voli, Tenis Meja, Wall Climbing, hingga Fitness Center yang nantinya berstandar internasional.
Untuk saat ini, cita-cita membangun pusat olahraga ini progresnya sudah 50 persen jadi. Terhitung dalam mewujudkan cita-cita isengnya ini, dia bisa merogoh kocek hingga Rp 5 miliar. Saat ini, yang sudah terbangun masih 3 cabor yaitu Bulu Tangkis, Futsal, dan Mini Soccer.
Pihaknya optimistis, seluruh arena itu selesai dibangun pada Agustus 2021 mendatang. Dengan begitu, USC yang sudah diperkenalkan ke publik sejak Oktober 2020 lalu ini, bisa segera resmi beroperasi secara penuh.
ADVERTISEMENT
''Sampai saat inikan sifatnya masih soft opening. Nanti grand opening resminya menunggu semua arena selesai dibangun. Targetnya Agustus 2021 mendatang,'' janji generasi ketiga PT Unggul Putra Samudra ini.
Sedangkan untuk jangka panjang, Nicola berangan-angan USC ini mengusung konsep training camp dengan fasilitas lengkap dan eksklusif. Sehingga, sejumlah tim, baik sepak bola dan olahraga lain, bisa memanfaatkan fasilitas USC secara terpusat.
"Mungkin nanti tim-tim Liga 1 menggelar pemusatan latihan (TC) di sini. Juga ada akademi-akademi baru latihan di sini. Itu impian saya yang paling dekat sebelum impian terbesar. Terbesar apa? Ya bangun stadionlah, kalau bisa, kan cita-citanya,'' pungkasnya sembari tertawa.
Reporter: Ulul Azmy
Editor: Lizya Kristanti