Pandemi COVID-19 Jadi Penyebab Angka Kriminalitas di Kota Malang Naik 81 Persen

Konten Media Partner
30 Desember 2021 18:37
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Pandemi COVID-19 Jadi Penyebab Angka Kriminalitas di Kota Malang Naik 81 Persen (64711)
zoom-in-whitePerbesar
Polresta Malang Kota merilis pengungkapan kasus sepanjang 2021. Foto: M Sholeh
ADVERTISEMENT
MALANG - Polresta Malang Kota membeberkan penanganan kasus sepanjang tahun 2021. Tercatat, angka kriminalitas di Kota Malang 2021 meningkat 81 persen dibanding tahun sebelumnya.
ADVERTISEMENT
"Data penanganan kasus kriminalitas tahun 2021, terjadi peningkatan kurang lebih 81 persen dibandingkan tahun 2020," ujar Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto, pada Kamis (30/12/2021).
Disebutkan, angka kriminalitas di Kota Malang sepanjang tahun 2021 mencapai 1.163 kasus. Di mana kasus yang berhasil diungkap ada sebanyak 944 kasus.
Pandemi COVID-19 Jadi Penyebab Angka Kriminalitas di Kota Malang Naik 81 Persen (64712)
zoom-in-whitePerbesar
Polresta Malang Kota merilis pengungkapan kasus sepanjang 2021. Foto: M Sholeh
Dari pengungkapan 944 kasus tersebut, Polresta Malang Kota berhasil mengamankan 191 tersangka.
Menurutnya, peningkatan angka kriminalitas di Kota Malang terjadi sejalan dengan mulai berangsur normalnya aktivitas masyarakat dalam masa pandemi COVID-19 saat ini.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Misalnya tingginya kasus penipuan pada situasi pandemi COVID-19, banyak orang kebutuhan masker, alat-alat kesehatan. Tetapi beberapa melakukan penipuan," bebernya.
"Termasuk kejadian-kejadian viral, perundungan, dugaan pencabulan, pengeroyokan, pembunuhan, curanmor, curas, termasuk penipuan," imbuhnya.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riamboso menambahkan bahwa angka kriminalitas di Kota Malang didominasi oleh kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
"Yang mendominasi kasus tertinggi itu curanmor karena curanmor memang tinggi di Malang Kota. Tapi kita tetap terus melakukan pengungkapan dan banyak juga TKP yang sudah kita ungkap," ucapnya.
Menurutnya, kasus curanmor terbanyak yang berhasil diungkap yakni ada di wilayah Kecamatan Lowokwaru. Di mana wilayah tersebut memang banyak terdapat rumah kos mahasiswa.
"Kita mengharapkan masyarakat untuk tetap dan turut mengantisipasi, menjaga kendaraan baik itu dengan kunci ganda, mungkin keamanan sistem di kampung," tandasnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020