Konten Media Partner

Pemkab Malang Serahkan Pembangunan Ulang Stadion Kanjuruhan pada Pusat

Tugu Malangverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang yang akan dibangun ulang pemerintah pusat. Foto/Rubianto
zoom-in-whitePerbesar
Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang yang akan dibangun ulang pemerintah pusat. Foto/Rubianto

MALANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menyerahkan pembangunan ulang Stadion Kanjuruhan sepenuhnya kepada Pemerintah Pusat.

Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, mengatakan bahwa pihaknya mendukung rencana untuk membangun ulang Stadion Kanjuruhan agar bertaraf internasional seperti yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo pada Selasa (18/10/2022).

"Harapannya dengan stadion ini dibangun total yang diuntungkan adalah masyarakat banyak," ujar Didik saat ditemui, Rabu (19/10/2022).

Tangga Stadion di stadion kanjuruhan Malang yang diduga terlalu curam dan tak standar, Rabu(19/10/2022). Foto/Rubianto

Ia tidak bisa memastikan waktu pelaksanaan renovasi ini. Namun ia memprediksi waktunya tak lama lagi karena Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono telah meninjau langsung stadion tersebut.

"Pak Menteri sudah datang (ke Stadion Kanjuruhan), berarti Insyaallah tak lama lagi," imbuh Didik.

Sebelumnya, Bupati Malang, Sanusi juga mengatakan hal yang sama. Mulai dari desain hingga pembiayaan renovasi Stadion Kanjuruhan akan ditanggung oleh pemerintah pusat.

Tribun VIP Stadion di stadion kanjuruhan Malang yang diduga tak standar, Rabu(19/10/2022). Foto/Rubianto

"Tim desain dari Ditjen Cipta Karya. Semua dari (Pemerintah) Pusat. Pendanaan menggunakan APBN," ujarnya pada Jumat (14/10/2022) lalu.

Sehari sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan para staf Kementerian PUPR mendatangi Stadion Kanjuruhan untuk melakukan audit pada Kamis (13/10/2022).

Kepada awak media, Basuki mengatakan ada tujuh catatan audit yang dijadikan pertimbangan saat renovasi nanti. "Tiga dari tujuh catatan ini berkaitan langsung dengan Tragedi Kanjuruhan," kata Basuki.

Pintu Masuk stadion kanjuruhan Malang yang diduga terlalu kecil dan tak standar, Rabu(19/10/2022). Foto/Rubianto

Tujuh catatan audit tersebut di antaranya:

1. Tidak ada tangga di tribun ekonomi

2. Pintu keluar stadion yang terlalu kecil dan tangga keluar terlalu curam

3. Tidak ada pintu darurat

4. Penerangan kurang memadai

5. Toilet tidak standar

6. Tidak ada ruang akses sebelum masuk tribun

7. Pagar pembatas mudah dilompati penonton

Untuk itu, pihaknya akan mendesain ulang dan merenovasi total Stadion Kanjuruhan.

Pintu Keluar timur stadion kanjuruhan Malang yang diduga terlalu kecil dan tak standar, Rabu(19/10/2022). Foto/Rubianto

"Kalau begini saja, tidak layak. Kalau tidak diubah, tidak boleh dipakai. Presiden sudah bilang Stadion Kanjuruhan direhab total," kata Basuki.

Sementara untuk rencana pembangunan, Basuki mengatakan akan dimulai pada tahun 2023.

"2023 akan kami mulai. Mudah-mudahan setahun selesai," kata Basuki.