Perang Bendera dan Atribut Sambut HUT Arema

MALANG- Meski bakal dirayakan dengan cara berbeda, namun napas dan semangat Aremania, suporter kebanggaan Kota Malang selalu menggelora. Tanpa ada konvoi, Aremania akan memenuhi fasilitas publik, mulai reklame, baliho hingga jembatan di pusat kota dengan bentangan spanduk dan atribut serba biru.
Atribut ini mewakili ciri khas masing-mading korwil Aremania di seluruh Malang Raya. Perang Bendera dimulai dengan berbagai atribut Singo Edan. Bendera suporter bahkan sudah membentang di jembatan kaca penghubung Kampung Warna-Warni Jodipan dan Kampung Tridi yang melintasi aliran Sungai Brantas. Seruan ini sebelumnya memang sudah dikoarkan para tokoh Aremania dan disampaikan ke kalangan suporter grassroot, korwil, komunitas dan elemen masyarakat. Salah satunya oleh frontman d'Kross-Aremania, Sam Ade Herawanto. "Kreativitas ini sebagai wujud merayakan HUT ke-33 Arema secara masif, namun senyap," ujar Sam Ade d'Kross, sapaan akrabnya, Rabu (5/8).
Perang bendera ini dilakukan untuk mengurangi euforia ultah Singo Edan, meski tanpa konvoi di jalanan. Tokoh Aremania yang juga dikenal sebagai musisi itu menambahkan, bahwa ini merupakan bentuk edukasi kepada Aremania supaya perayaan ultah klub tetap bisa digelar dengan mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19.
Sebagai gantinya, diagendakan berbagai supporting event seperti bakti sosial hingga konser virtual yang disiarkan live streaming. ''Sehingga rangkaian acara perayaan nanti selaras dengan jargon yang kita usung bersama, yakni 'Jangan kemana-mana, tapi ada dimana-mana," tegas Sam Ade d'Kross yang juga tokoh pemuda dan olahraga. Atribut suporter selain berupa bendera, bisa berupa syal, umbul-umbul, dekorasi gapura, patung berbentuk Singo Edan hingga memakai jersey klub.
Sebelumnya, manajemen Arema FC juga telah mengimbau agar Aremania dan warga Malang Raya merayakan ultah Singo Edan dengan mengibarkan bendera Merah Putih bersanding dengan bendera Arema dan Aremania, untuk mengisi bulan Kemerdekaan RI yang bersamaan bulan lahirnya tim pujaan Arek-arek Malang.
