Bisnis
·
2 Oktober 2020 9:16

Rektor Uniga Bicara Soal Makna Berbisnis

Konten ini diproduksi oleh Tugu Malang
Rektor Uniga Bicara Soal Makna Berbisnis (3947)
searchPerbesar
Dyah Sawitri. Foto: dok
MALANG - Ditengah kesibukannya memimpin sebuah perguruan tinggi, Rektor Universitas Gajayana (Uniga) Malang, Prof Dr Dyah Sawitri SE MM, memilih untuk menjalankan bisnis sejak beberapa tahun silam.
ADVERTISEMENT
Dia mengatakan, berbisnis dapat menjadi nilai tambah. Baik dalam bentuk uang maupun jaringan.
"Pemikiran strategis inilah yang menjadi pilihan untuk menjadi sukses, sehat dan cantik. Dalam kondisi apapun kita tetap harus berpikir positif dan penuh syukur. Sehingga dimanapun kita bisa melakukan sesuai dengan tujuan dan niat kita," sebutnya.
"Berbisnis yang saya ikuti saat ini semuanya mengikuti naluri hati dan selalu menebar energi positif dengan menjalin hubungan terhadap sesama. Sharing dengan lingkungan sehingga dalam berbisnis tidak hanya memberi keuntungan uang saja tetapi bisa menambah saudara dan menularkan energi positif," imbuh Dyah.
Dyah menyebutkan, bisnis yang dijalani selama ini, memiliki value tersendiri. Diantaranya selalu mengikuti trend, produk yang berkualitas, perusahaan yang jelas, mendapatkan upah sesuai dengan kinerja, dan ketepatan waktu.
ADVERTISEMENT
"Dalam berbisnis itu kita tidak boleh menjelekkan produk lainnya, karena masing-masing produk memiliki kelebihan yang hanya dimiliki oleh produk tersebut," sarannya.
Selama menjalankan bisnis dan karier, Dyah tidak pernah menyampingkan keluarga, saudara, teman, dan lingkungan, Sebab, mereka yang menjadi support sistem dalam mengambil setiap keputusannya.
Selain untuk menebar energi positif, bisnis juga bertujuan untuk membahagiakan orang tua. Menurutnya, restu orang tua selalu membawanya menjadi orang yang sukses dan langkah yang dilalui terasa ringan.
"Bisnis ini sebagai bentuk kasih sayang saya kepada orang tua, karena yakin apapun yang kita berikan untuk orang tua itu menjadi surga kita kelak," tandasnya. (ads)