News
·
3 Desember 2020 13:12

Sanusi Temui KH Marzuki Mustamar, Tegaskan Kesetiaan pada Kiai NU

Konten ini diproduksi oleh Tugu Malang
Sanusi Temui KH Marzuki Mustamar, Tegaskan Kesetiaan pada Kiai NU (84017)
searchPerbesar
Sanusi (tiga dari kiri). Foto: Tim Sandi
MALANG - Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang, Muhammad Sanusi dan Didik Gatot Subroto (Sandi), menandatangani dan menyatakan kesetiaannya pada Nahdlatul Ulama (NU).
ADVERTISEMENT
Pernyataan kesetiaan pada organisasi masyarakat Islam terbesar di Indonesia tersebut, langsung disaksikan oleh Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar dan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Malang, dr Umar Usman.
Ada 3 poin yang ditandatangani, diantaranya jika Paslon Sandi terpilih menjadi Bupati Malang, maka akan tetap setia pada ajaran Islam Ahlussunah Waljamaah An Nahdliyah.
Sanusi Temui KH Marzuki Mustamar, Tegaskan Kesetiaan pada Kiai NU (84018)
searchPerbesar
Sanusi (kiri). Foto: Tim Sandi
Kedua, selalu taat dan merujuk pada Kiai NU dalam membuat keputusan strategis selama memerintah Kabupaten Malang. Ketiga, akan membela kepentingan ajaran NU, dakwah NU, kesejahteraan NU, dan pendidikan NU.
Sanusi mengatakan, dia akan setia pada NU. "Saya sebagai kader NU, berkomitmen jika terpilih menjadi Bupati akan membangun Kabupaten Malang bersama NU," tegasnya, usai menandatangani pernyataan setia pada NU, di Pondok Pesantren Sabilur Rosyad Gasek, Kota Malang, pada Kamis (3/11/2020).
ADVERTISEMENT
Alumni UIN Malang ini mengatakan, setiap keputusannya sebagai Bupati Malang, mendapatkan masukan dari para Kiai NU. "Penataan Kabupaten Malang tidak terlepas dari arahan serta petunjuk Kiai dan pengurus Nahdlatul Ulama," ujarnya.
Di tempat yang sama, KH Marzuki Mustamar mengungkapkan, Sanusi seringkali sowan kepada dirinya. "Pak Sanusi sering datang ke rumah untuk bertamu," ungkapnya.
KH Marzuki dalam kesempatan tersebut mengatakan, siapapun pemimpin Kabupaten Malang, wajib menjalankan tugas dengan baik dan menjunjung tinggi nilai-nilai NU. "Orang itu tetap Islam yang baik, akidahnya benar, terus beragama yang benar dan aman untuk Islamnya serta aman untuk NKRI-nya," ungkapnya.
Nilai-nilai tersebut ditekankan oleh KH Marzuki kepada setiap Paslon terutama yang memiliki latar belakang NU. "Semua orang di dunia politik harus amanah, menjaga agama, menjaga akhlak, dan menjaga negara," imbaunya.(ads)
ADVERTISEMENT