Sinergi dengan Bank Jatim, Pemkot Malang Komit Bangkitkan Ekonomi Daerah

MALANG – Guna mendorong pemulihan ekonomi pascapandemi, Walikota Malang, Drs. H. Sutiaji, menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah Daerah dengan Bank Pembangunan Daerah, yang dalam hal ini ialah Bank Jatim.
Hal ini disampaikan oleh Sutiaji secara virtual dari Ngalam Command Center Balaikota Malang, Kamis (20/05). Turut bergabung secara virtual, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parwansa, juga Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk, Busrul Iman.
Kuatnya sektor UMKM di Kota Malang, menurut Sutiaji penting untuk didukung oleh Bank Jatim dalam kolaborasi bersama ini. Mengingat UMKM turut memiliki andil terhadap pemulihan perekonomian di masa pandemi.
Pun, dengan demikian Sutiaji optimis pemulihan ekonomi di Kota Malang akan semakin cepat terwujud. “Di kota ini kami sangat optimis kita lebih cepat recovery ekonominya, lebih cepat menguat, pertumbuhan ekonominya kita lebih cepat bagus,” tuturnya.
Sutiaji menambahkan bahwa Pemerintah Kota Malang terus berkomitmen menguatkan eksistensi pelaku UMKM. Kedepan, Sutiaji akan mengajak Bank Jatim memberikan kobtribusi riil terkait masalah pendanaan.
“Harapan kami, (Bank Jatim) terus mendorong penetrasi kredit di sektor ekonomi mikro. Karena ekonomi mikro dan ekonomi kreatif kita luar biasa potensinya di Kota Malang,” papar Sutiaji.
Disamping itu, Sutiaji berharap ada dorongan dari Bank Jatim terkait penurunan suku bunga yang masih banyak dikeluhkan oleh pelaku UMKM selama masa pandemi.
“Kita akan menuju kebangkitan ekonomi kita, jika kita bisa menjaga kebersamaan. Semua bisa kita atasi bersama di tengah kesulitan yang kita alami bersama,” tutup Sutiaji.
Merespon hal tersebut, Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk, Busrul Iman mengungkapkan strateginya sebagai Bank Pembangunan Daerah yang akan sejalan dengan program dari Pemerintah Daerah, baik Provinisi maupun Kota dan Kabupaten.
“Harapan dari Walikota Malang tadi tentu harus segera kami tangkap, memberikan suku bunga yang lebih murah untuk UMKM,” tandas Busrul. (Ads)
