Konten Media Partner

UMKM Kota Malang Lepas Ekspor Biji Kopi ke Uni Emirat Arab

Tugu Malangverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Wali Kota, Sofyan Edi Jarwoko sata melakukan pelepasan ekspor biji kopi ke UEA. dok/pemkot Malang
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Wali Kota, Sofyan Edi Jarwoko sata melakukan pelepasan ekspor biji kopi ke UEA. dok/pemkot Malang

MALANG - Ekspor biji kopi ke Uni Emirat Arab (UEA) pada program PPEJB dan BNI 2022 dari Kota Malang dilepas UMKM PT Guna Berkat Indonesia, jalan Poros perum Bintang Terang Utama, Malang, Senin (5/12/2022).

Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko yang hadir dalam pelepasan ekspor biji kopi, merupakan bentuk dukungan Pemkot Malang mendukung usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang mampu mengembangkan sayap hingga pasar internasional.

Menurutnya, ekspor ini adalah suatu loncatan yang luar biasa dalam kegiatan berusaha. Selama ini, Pemkot Malang selalu konsentrasi memberikan perhatian penuh kepada UMKM agar naik kelas.

"Kami atas nama Pemkot Malang mengucapkan selamat kepada PT. Guna Berkat Indonesia yang mampu mengekspor biji kopi dari Kota Malang. Hal ini adalah sesuatu yang luar biasa," ujarnya.

Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko. dok/Pemkot Malang

Ia berharap, lebih banyak lagi usaha-usaha warga Kota Malang yang bisa go internasional. Dengan cara itu, maka perekonomian warga Malang akan semakin membaik. Terutama akibat pandemi COVID-19 yang baru saja berakhir.

"UMKM lainnya harus mengikuti jejak perusahaan ini. Kami akan terus mendorongnya supaya bisa naik kelas," sambungnya.

Dukungan Pemkot Malang terhadap salah satu UKM yang berhasil go internasional. Foto / dok Pemkot Malang

Utamanya, usaha yang dikembangkan Anggri Sartika Wiguna ini pantas untuk dijadikan contoh. Karena lompatannya, bisa menembus pasar UEA.

"Memang berusaha itu punya tantangan, tapi setelah melewati berbagai tantangan, maka akan menikmati hasilnya. Seperti yang dilakukan oleh Anggri Sartika Wiguna," sambungnya.

Owner PT. Guna Berkat Indonesia, Anggri Sartika Wiguna mengatakan, untuk mengekspor produk, tidak harus punya pabrikan, tidak harus punya industri besar untuk menjadi eksportir. Cukup dikerjakan di rumah, itu sudah bisa berjalan dan berhasil.

"Kami mengikuti program Kementerian Perdagangan RI, dengan pendampingan secara kontinyu selama delapan bulan. Akhirnya, kami dipercaya Pemerintah UEA untuk memasok 20 ton biji kopi," ucap Anggri Sartika Wiguna.

Menariknya, Sartika tidak memiliki kebun kopi sama sekali. Namun perempuan muda itu mampu menghimpun serta membangun kepercayaan kepada petani di wilayah Kabupaten Malang. "Kami mendapat dukungan permodalan dari BNI Malang," pungkasnya.