Konten Media Partner

Unikama Gandeng BNN Kota Malang Ciptakan Kampus Bebas Narkoba

Tugu Malangverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sinergi Unikama dengan BNN Kota Malang dalam menciptakan kampus bebas penyalahgunaan narkoba. Foto / Feni Yusnia
zoom-in-whitePerbesar
Sinergi Unikama dengan BNN Kota Malang dalam menciptakan kampus bebas penyalahgunaan narkoba. Foto / Feni Yusnia

MALANG - Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang, menciptakan lingkungan kampus yang bebas dari peredaran gelap narkoba.

Kegiatan itu tertuang dalam agenda penandatanganan MoU dan MoA antara Unikama dengan BNN Kota Malang dan Radio Republik Indonesia di Abdul Abdul Rajab Unikama, Rabu (13/7/2022).

Rektor Unikama Dr Pieter Sahertian MSi menyampaikan kerjasama ini perlu dilakukan guna menciptakan lingkungan kampus yang bebas dari peredaran narkoba.

Dari kiri : Rektor Unikama Dr Pieter Sahertian MSi, Kepala BNN Kota Malang Kombes Pol Raymundus Andhi Hedianto SIK, dan Direktur Kemahasiswaan dan Alumni Unikama, Dr Sudi Dul Aji. Foto / Feni Yusnia

"Kita penyebaran narkoba begitu masif, bukan hanya kalangan mahasiswa, tapi juga anak-anak. Maka kita perlu menggandeng BNN untuk memberikan sosialisasi, misal di acara perkenalan dan persiapan mahasiswa baru (PKKMB) " ujarnya.

Menurut Pieter, selain sosialisasi juga bisa dalam bentuk pengadaan tes urin untuk memastikan mahasiswa Unikama bersih dari kandungan narkoba.

Selain itu, kerjasama ini juga bisa ditindaklanjuti bersama prodi maupun unit kemahasiswaan terkait di Unikama. Sehingga dampaknya akan lebih luas.

Rektor Unikama Dr Pieter Sahertian MSi bersama Kepala BNN Kota Malang Kombes Pol Raymundus Andhi Hedianto SIK. Foto / Feni Yusnia

"Para dosen juga bisa kita ikutkan dalam sosialisasi. Karena mereka juga punya anak kecil supaya mereke juga tahu bagaimana bentuk narkoba model terbaru. Mudah-mudahan melalui kolaborasi ini bisa menjalin simbolis mutualisme bagi semua pihak," sambungnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Malang Kombes Pol Raymundus Andhi Hedianto SIK menambahkan MoU ini bukan sekedar hitam diatas putih. Melainkan harus melihat kedepan dengan berbagai action. Mengingat, peredaran narkoba belakangan sangat marak. Apalagi di Kota Malang.

"Kemarin kita di Polresta (Malang Kota) memusnahkan bukti sabu-sabtu ganja sekitar 250 ribu gram. Dengan adanya MoU ini bisa terus mengkampanyekan dan sosialisasi tentang narkoba," beber dia.

Lanjut Andhi, pihaknya berharap tindak lanjut kerja sama ini juga bisa diperluas. Selain adanya penyuluhan kepada mahasiswa juga penerimaan mahasiswa magang di BNN.

Suasana penandatanganan MoU dan MoA antara Unikama dengan BNN Kota Malang. Foto / Feni Yusnia

"Kalau bisa magang saja di tempat kami. Saya harapkan mahasiswa IT, karena saya dengar IT nya disini paling bagus, paling canggih. Kami sangat memerlukan (mahasiswa IT) karena sekarang di era digitalisasi perkembangannya sangat pesat," tukasnya.