Unisma Santuni Seribu Yatim Piatu di Malang Raya

MALANG - Universitas Islam Malang (Unisma) memberikan santunan 1000 anak yatim piatu di wilayah Malang Raya. Santunan bertajuk Maknai Hidup dengan Semangat Berbagi ini dilakukan untuk memperingati 10 Muharram atau Asyura. Pasalnya, pada bulan tersebut dipercaya memiliki banyak nilai keistimewaan dan sejarah yang sangat melekat pada umat islam.
Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar, turut hadir dalam kegiatan santunan ini.
Rektor Unisma, Prof Dr H Maskuri MSi, mengatakan Unisma telah rutin melakukan kegiatan santunan anak yatim piatu setiap tahun nya.
“Kami Unisma ingin mempertahankan tradisi baik yang rutin dilakukan setiap tahun tepatnya 10 Muharram. Meskipun berada ditengah pandemi, kita tetap terus berupaya istiqomah melakukan kegiatan-kegiatan sosial kemanusiaan," ujar Maskuri.
Berbeda dari tahun sebelumnya, pelaksanaan santunan ini menerapkan protokol kesehatan. Dalam kegiatan ini, hanya dilakukan secara simbolis dengan perwakilan 11 anak yatim piatu.
Selain itu, santunan juga dilakukan secara virtual di 75 titik wilayah Malang Raya melalui aplikasi Zoom dan disiarkan secara live di akun YouTube.
Maskuri menambahkan, tahun depan, Unisma akan menargetkan kuota santunan lebih banyak lagi. Sehingga bisa dilakukan secara merata dan lebih luas lagi.
“Kami ingin berbagi dengan yatim piatu setiap tahun, InsyaAllah. Mudah-mudahan tahun depan lebih besar lagi, jika tahun ini 1000 yatim piatu semoga tahun depan bisa 1500 yatim piatu. Semakin banyak kita memiliki satu sikap sosial, kita akan dimuliakan oleh Allah SWT," pungkasnya.(ads)
