News
·
15 Februari 2021 18:11

Wawalkot Malang Apresiasi Gerakan Seribu Labu Plasma Konvalesen

Konten ini diproduksi oleh Tugu Malang
Wawalkot Malang Apresiasi Gerakan Seribu Labu Plasma Konvalesen (837389)
searchPerbesar
Audiensi antara Wawali Malang, Sofyan Edi Jarwoko dengan komunitas Plasma Hero, di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Malang, Senin (15/03/2021).
MALANG - Wakil Wali Kota (Wawali) Malang, Sofyan Edi Jarwoko memberikan apresiasi tinggi atas program gerakan seribu labu plasma konvalesen yang diinisiasi oleh komunitas Plasma Hero.
ADVERTISEMENT
Hal tersebut disampaikan dalam audiensi dinas antara Wawali Malang, Sofyan Edi Jarwoko dengan komunitas Plasma Hero, di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Malang, Senin (15/03/2021).
"Saya ingin Dinas Kesehatan untuk segera berkolaborasi agar kegiatan tersebut segera terealisasi, karena kegiatan ini merupakan bentuk gotong royong kita bersama dalam rangka mengatasi COVID-19," ujarnya.
Tampak hadir pada kegiatan tersebut adalah Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Sri Winarni. Kemudian Kepala RSUD Kota Malang, Husnul Muarib, Perwakilan dari PDDI Kota Malang dan Perwakilan dari PMI Kota Malang.
Wawalkot Malang Apresiasi Gerakan Seribu Labu Plasma Konvalesen (837390)
searchPerbesar
Nantinya, kata pria yang akrab disapa Bung Edi, Pemkot Malang melalui Dinas Kesehatan akan segera berkoordinasi dengan jajaran TNI / Polri, Perbankan dan pihak swasta lainnya. Tujuannya, bersama-sama mengimbau penyintas COVID-19 di lembaganya masing-masing untuk mengikuti program donor plasma konvalesen ini.
ADVERTISEMENT
"Seperti kita ketahui, donor plasma ini akan sangat membantu pasien COVID-19 untuk dapat segera sembuh dan melewati masa kritisnya, namun tidak semua penyintas dapat mendonorkan plasmanya, harus dilakukan skrining terlebih dahulu" sambung dia.
Untuk itu, lanjutnya, pihaknya akan segera mengambil langkah sehingga kegiatan ini dapat segera terlaksana mengingat tingginya kebutuhan akan plasma konvalesen ini.
Sementara itu, Founder Plasma Hero, dokter Ariyani mengatakan bahwa Kota Malang menjadi salah satu daerah yang turut serta dalam gerakan berskala nasional tersebut.
"Jadi kami akan mencanangkan Gerakan Nasional Seribu plasma di Malang, nanti mohon supportnya dari Pemkot Malang, serta dari PMI juga" katanya.
Ariyani mengatakan, dari proses treatment pasien COVID-19 yang dilakukan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang, efektivitas penyembuhan pasien positif dengan pemberian donor plasma konvalesen sebesar 80 persen.
ADVERTISEMENT
"Kalau di Malang itu efektifitasnya hampir 80 hingga 90 persen kesembuhannya. Makanya itu dengan gerakan ini, dari juga membantu penelitian di berbagai tempat," katanya.
Di samping itu, Walikota Malang Sutiaji yang juga penyitas COVID-19 merespon positif gerakan plasma tersebut.
"Sejak awal Saya sudah berinisiatif untuk kegiatan ini dan secara teknis juga berkomunikasi dengan dr. Kohar (Direktur RSSA Malang) dan juga dr. Putu selaku inovator penyembuhan dengan donor plasma," tandas Sutiaji (ads).