Konten Media Partner

Webinar oleh Unitri bersama Tugu Malang, Tawaran Metode Pembelajaran Visioner

Tugu Malangverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Ali Ishaq MPd selaku Education Direktur CV. Berkreasi Media menerangkan tentang metode belajar menggunakan Prezi Video. Foto: dokumen.
zoom-in-whitePerbesar
Ali Ishaq MPd selaku Education Direktur CV. Berkreasi Media menerangkan tentang metode belajar menggunakan Prezi Video. Foto: dokumen.

MALANG - Webinar bertajuk 'Pemanfaatan Teknologi Pembelajaran Daring di Era New Normal' oleh Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) bersama Tugu Malang ID (partner Kumparan), memasuki hari kedua atau hari terakhir pada Selasa (21/07/2020).

Materi di hari kedua ini para peserta dari hampir seluruh Indonesia mulai dari Sumatera sampai Papua disajikan metode belajar visioner di tengah pandemi COVID-19.

Materi pertama yang disampaikan Ali Ishaq MPd selaku Education Direktur CV. Berkreasi Media menerangkan tentang metode belajar menggunakan Prezi Video.

"Prezi Video bisa membuat video pembelajaran dengan presentasi dan webcam. Bisa juga live konferensi atau pembelajaran online," terang Ali pada peserta.

Diterangkan juga jika pendaftaran prezi video bisa menggunakan akun Facebook atau Google. "Pendaftaran juga gratis dan mudah," bebernya.

Irham Thoriq menjelaskan tata cara menulis artikel di media massa.

Setelah itu, Ali menerangkan terkait tata cara pemanfaatan Prezi Video pada peserta workshop yang didukung organisasi lingkungan dan kemanusiaan Climate Change Frontier ini.

Pemateri kedua adalah Irham Thoriq, CEO tugumalang.id, media online partner resmi kumparan. Dia mengatakan kalau guru dan dosen bisa menjadi jurnalisme warga.

Mereka juga bisa menulis opini di media massa."Tulisan harus enak dibaca sejak paragraf pertama dibuat, karena kalau di awal sudah membosankan, redaktur media pasti akan mengabaikan," katanya.

Pemateri terakhir adalah Dora Dayu Rahma Turista SSi MPd selaku Dosen Stikes Hutama Abdi Husada Tulungagung. Ia menjelaskan terkait pembelajaran menggunakan my view board for windows.

Dora Dayu Rahma Turista SSi MPd selaku Dosen Stikes Hutama Abdi Husada Tulungagung menjelaskan cara menggunakan My View Board.

"My view board bisa dikategorikan sebagai papan tulis digital untuk pembelajaran di era new normal," terang wanita yang juga granted my view board ini.

My view board ini diklaim sangat cocok dijadikan perangkat pembelajaran bagi siswa. "Karena memiliki visual yang interaktif dan fun," tegasnya.

Dora juga mengatakan jika my view board memiliki fitur advance annotation toolkid. "Sehingga bisa corat-coret dengan bebas seandainya membuka PPT," bebernya.

Hasil pembelajaran juga disimpan di cloud, sehingga tidak memenuhi hard disk. "Jadi disimpan di dunia awan dan tidak menghabiskan ruang di hard disk," ujarnya.

Lebih lanjut, aplikasi yang dikembangkan oleh View Sonic merupakan partner dari Microsoft, Cloud dan Intel.

Mengaksesnya pun mudah dan gratis bagi pemula. "Bahkan, yang versi premium ini free sampai 30 Juli 2021 untuk mensupport tenaga pendidik di tengah pandemi COVID-19 ini," pungkasnya.

Usai acara, peserta yang tergabung dalam satu grup WhatsApp, mengucapkan terima kasih kepada panitia dan narasumber. Lantaran, mereka sudah mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman dalam dua hari mengikuti webinar ini.