Food & Travel
·
16 Oktober 2020 15:05

Zilotus, Infused Water Penangkal Corona Buatan Mahasiswa UM

Konten ini diproduksi oleh Tugu Malang

Inovasi Mahasiswa Universitas Negeri Malang

Zilotus, Infused Water Penangkal Corona Buatan Mahasiswa UM (68904)
Zilotus. Foto: dok
MALANG - Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) menelurkan inovasi minuman kesehatan peningkat imunitas tubuh, yakni Zilotus Imunostimulus.
ADVERTISEMENT
Berbeda dengan minuman kesehatan herbal lainnya, Zilotus merupakan jenis infused water atau minuman detoks.
Istimewanya, brand produk yang mereka namai Treefused ini berhasil mendapat pendanaan dari Kemendikbud melalui ajang Kompetisi Bisnis dan Manajemen Mahasiswa Indonesia (KBMI) 2020. Pendanaan ini bertujuan meningkatkan produktifitas serta pengoptimalan produk hingga jangka ke depan.
Zilotus, Infused Water Penangkal Corona Buatan Mahasiswa UM (68905)
Zilotus. Foto: dok
Bagaimana tidak? Minuman herbal ini cukup unik karena disajikan dalam rupa infused water dengan memanfaatkan kekayaan Biofarmaka asli Indonesia atau Plasmanutfah yang dikenal orang Indonesia dengan istilah empon-empon.
Komposisi empon-empon alami yang digunakan di minuman ini terdiri dari jahe (zingiber officinale), kunyit (curcuma longa), dan serai (cymbopogon citratus). Tak hanya itu, juga dilengkapi dengan ekstrak jeruk nipis dari hasil uji organoleptik.
ADVERTISEMENT
''Plasmanutfah ini merupakan kandungan bahan alami yang berkhasiat meningkatkan imunitas tubuh. Minuman ini saya kira bisa menjadi langkah preventif dengan adanya virus corona saat ini,'' ungkap Manager Produksi Treefused, Mutia Ananda, pada Jumat (16/10/2020).
Selain menggunakan metode infused water, kata Mutia, minuman ini juga telah mengalami proses sterilisasi berulang kali (double sterilization) yang membuat kandungan dalam bahan baku tetap terjaga serta memiliki cita rasa yang khas.
''Dari rasanya sendiri juga lebih natural dan lebih ringan,'' imbuhnya.
Mutia mengatakan, usaha yang bergerak di bidang industri minuman dan makanan sehat ini sudah digeluti mereka selama enam bulan lalu pada saat pandemi merebak.
''Dari anjuran WHO, kita harus jaga imunitas tubuh sebagai langkah preventif menjaga antibodi. Sedangkan minuman herbal disini juga kurang diminati di lidah anak muda. Makanya kami terpikirkan buat minuman kesehatan yang bisa diterima di kalangan remaja juga,'' terangnya.
ADVERTISEMENT
Hingga saat ini, Mutia mengaku, produknya sudah mulai dilirik banyak kalangan. Dari yang semula per minggu memproduksi 20 botol, kini meningkat jadi 40-50 botol perminggunya.
''Harapan kami, produk ini lebih dikenal luas oleh masyarakat dan manfaatnya untuk meningkatkan daya tahan tubuh, juga bisa dirasakan masyarakat lebih luas,'' pungkasnya.
Sebagai informasi, kelompok mahasiswa UM pencetus minuman Zilotus ini yakni Zahra Firdaus, Widad Lazuardi, Mutia Ananda, Muhammad Fahmim, dan Bobby Aland Pratama.