Media Sosial dan Kebiasaan Mahasiswa dalam Mencari Informasi.

Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Universitas Pancasakti Tegal
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tuhfahanun Nadiyah Alindi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Di era digital, mahasiswa semakin mudah memperoleh informasi yang berkaitan dengan perkuliahan. Informasi tidak hanya diperoleh melalui dosen atau buku, tetapi juga melalui berbagai platform digital seperti TikTok, Instagram, YouTube, dan grup WhatsApp. Berbagai platform tersebut dapat digunakan mahasiswa untuk mencari informasi mengenai materi perkuliahan, referensi tugas, maupun informasi akademik lainnya.

Media sosial juga menjadi salah satu sarana yang digunakan mahasiswa untuk mencari informasi. Mulai dari mencari materi yang belum dipahami, menemukan referensi untuk tugas, hingga melihat video singkat yang membahas suatu topik. Konten di TikTok, Instagram, YouTube, maupun platform lainnya terkadang membantu mahasiswa memahami suatu materi karena disampaikan dengan bahasa yang lebih singkat dan sederhana.
Kemudahan dalam memperoleh informasi memberikan manfaat bagi mahasiswa dalam proses perkuliahan. Mahasiswa tidak harus selalu menunggu penjelasan dari orang lain ketika menemukan materi yang belum dipahami. Mereka dapat mencari penjelasan tambahan melalui internet untuk membantu memahami materi tersebut. Begitu juga ketika membutuhkan referensi untuk mengerjakan tugas, mahasiswa dapat menemukan berbagai sumber yang sesuai dengan topik yang sedang dibahas.
Di sisi lain, kemudahan dalam mendapatkan informasi juga memiliki tantangan tersendiri. Informasi yang ditemukan di media sosial tidak selalu dapat dipercaya begitu saja. Sebuah video yang telah ditonton ribuan bahkan jutaan kali belum tentu menyampaikan informasi yang benar. Karena itu, mahasiswa perlu membandingkan informasi dari beberapa sumber dan memastikan sumbernya sebelum menjadikan informasi tersebut sebagai acuan.
Kebiasaan mencari informasi melalui media sosial menunjukkan bahwa perkembangan teknologi turut mengubah cara mahasiswa memperoleh informasi. Jika sebelumnya mahasiswa perlu mencari informasi melalui buku atau sumber lainnya, kini berbagai informasi dapat ditemukan melalui perangkat yang digunakan sehari-hari, seperti smartphone dan laptop. Hal ini membuat proses mencari informasi menjadi lebih praktis dan dapat dilakukan kapan saja.
Dengan demikian, media sosial tidak hanya digunakan sebagai sarana hiburan, tetapi juga dapat menjadi salah satu sumber informasi dan ruang belajar bagi mahasiswa. Kemudahan dalam memperoleh informasi tersebut tetap perlu diimbangi dengan kemampuan dalam memilah dan memeriksa kebenaran informasi. Di tengah banyaknya informasi yang beredar, mahasiswa perlu lebih teliti sebelum menggunakan informasi sebagai sumber atau acuan.
