Konten dari Pengguna

Cara Permainan Patok Lele yang Jadi Warisan Nusantara

Tutorial Game

Tutorial Game

Membahas artikel seputar game

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tutorial Game tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara permainan patok lele. Foto: Pexels/iddea photo
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara permainan patok lele. Foto: Pexels/iddea photo

Permainan patok lele merupakan permainan tradisional yang hampir ada di semua daerah di Indonesia. Hal ini berkaitan erat dengan cara permainan patok lele yang sederhana, tetapi sangat seru.

Di sisi lain, permainan ini membutuhkan alat-alat yang mudah ditemui di lingkungan sekitar. Terlebih jika dimainkan dengan banyak orang menambah keseruan dari permainan yang satu ini.

Daftar isi

Cara Permainan Patok Lele

Ilustrasi cara permainan patok lele. Foto: Unsplash/Valery Fedotov

Dikutip dari laman warisanbudaya.kemdikbud.go.id, patok lele merupakan permainan yang membutuhkan alat berupa dua buah kayu. Satu berfungsi sebagai pemukul atau gacok maupun kayu induk dan satu lagi sebagai yang dipukul atau aneuk yang dikenal juga dengan kayu anak.

Patok lele hampir bisa ditemui di banyak daerah di Indonesia dengan nama yang berbeda. Misalnya, di Jawa Barat dikenal dengan gatrik, Jawa Tengah dan Yogyakarta dengan benthing, NTT dengan kayu doi, Bangka Belitung dengan tek tek, dan masih banyak lagi.

Cara permainan patok lele terbilang cukup mudah, yakni:

1. Buat Kelompok

Buat dua kelompok. Kelompok pertama bertugas sebagai pemukul kayu. Kelompok satunya berperan dalam menjaga atau menangkap kayu.

2. Buat Area Bermain

  1. Buat lubang di dalam tanah atau bisa menggunakan batu bata. Letakkan kayu anak di atasnya.

  2. Tarik garis 1 meter dari lunang tersebut sebagai batas perhitungan jarak jatuhnya kayu anak yang telah dipukul.

3. Cara Bermain dan Memanangkan Permainan

  1. Pemain dengan giliran pertama harus mencungkil atau membuat kayu anak terbang sekitar 1 meter dengan kayu induk untuk kemudian dipukul sejauh-jauhnya.

  2. Tim kedua bertugas untuk menangkap kayu anak yang telah dipukul. Apabila tidak bisa ditangkap, tim pertama akan mendapatkan poin. Namun jika berhasil ditangkap, tim kedua bergantian untuk memukul kayu.

  3. Permainan ini terus dilakukan hingga ronde yang telah ditentukan atau waktu sudah habis.

  4. Pemenang ditentukan dari nilai seberapa jauh kayu dapat dipukul melewati garis pembatas dengan ditambahkan dari ronde-ronde yang telah diikuti.

  5. Tim yang menang bisa mendapatkan hadiah atau tim yang kalah mendapatkan hukuman yang sudah disetujui sebelumnya.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Game Nintendo Switch untuk Anak-Anak

Sekarang sudah mengetahui cara permainan patok lele, bukan? Dengan cara bermain yang mudah, tetapi seru inilah yang membuat permainan ini banyak digemari di berbagai daerah di Indonesia.(MZM)