Konten dari Pengguna

5 Puisi Karya Penyair Modern yang Mampu Meluluhkan Hatimu

Tutur Literatur

Tutur Literatur

O Captain, My Captain. (Whitman, 1865)

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tutur Literatur tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi jiwa yang lembut, puisi adalah oase di padang pasir, air yang mampu menyirami jiwa sehingga ditumbuhi indahnya berbagai bunga. Tak hanya karena susunan kata yang indah, tapi juga makna luar biasa yang terkandung di dalamnya. Di Indonesia ada banyak sekali penyair hebat sebut saja Chairil Anwar, W.S Rendra, Wiji Tukul dan masih banyak lagi.

Di zaman now atau yang kita kenal dengan zaman modern, Indonesia patut berbangga karena masih memiliki penyair hebat yang tetap eksis dan karyanya dikagumi oleh banyak orang. Berikut beberapa penyair modern yang akan meluluhkan hatimu dengan puisi mereka berikut ini.

1. Remy Silado

Dalam berkarya, Remy Silado memiliki cara dan ciri khas tersendiri. Salah satu ciri khas-nya adalah dengan menggunakan kata-kata arkasi. Arkais adalah kata lama yang bentuknya terkesan jenaka. Meski begitu, puisi karya Remi Sylado ini akan mampu menampar dan menyadarkanmu.

Menyingkat Kata (2004)

karena

kita orang Indonesia

suka

menyingkat kata wr. wb.

maka

rahmat dan berkah ilahi

pun

menjadi singkat

dan tidak utuh buat kita.

2. Sapardi Djoko Damono

Anak muda yang cinta akan sastra tentunya tak asing lagi dengan nama yang satu ini. SAstrawan lulusan UGM ini sudah tak diragukan lagi kepiawaiannya dalam menulis. Meski di usia senja, ia tetap berani berkarya. Puisi berjudul "Aku Ingin" (1989) menjadi bukti bahwa usia bukan batasan untuk berkarya. Berikut puisi indah karya Sapardi yang bisa kamu sampaikan bagi orang tercinta.

Aku Ingin (1989)

aku ingin mencintaimu dengan sederhana;

dengan kata yang tak sempat diucapkan

kayu kepada api yang menjadikannya abu

aku ingin mencintaimu dengan sederhana;

dengan isyarat yang tak sempat disampaikan

awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.

3. Aan Masnyur

Fans garis keras AADC pasti mengenal sosok penyair satu ini. "Tiada New York Hari Ini" merupakan salah satu kumpulan puisi yang menjadi bagian penting dalam film AADC dua.

Tidak Ada New York Hari Ini (2016)

Tidak ada New York hari ini.

Tidak ada New York kemarin.

Aku sendiri dan tidak berada di sini.

Semua orang adalah orang lain.

Bahasa ibu adalah kamar tidurku.

Kupeluk tubuh sendiri.

Dan cinta-kau tak ingin aku mematikan mata lampu.

Jendela terbuka dan masa lampau memasukiku sebagai angin.

Meriang. Meriang. Aku meriang.

Kau yang panas di kening. Kau yang dingin dikenang.

4. Joko Pinurbo

Dikenal sebagai penyair yang nyeleneh, Joko Pinurbo memiliki ciri khas utama puisi yang nampak seperti bercerita. Jika kamu membaca karya Joko Pinurbo, kamu kemungkinan akan merasa takjub dan ketagihan. Salah satu puisi yang ditulisnya berjudul "Kepada Puisi". Meski singkat, karya Joko Pinurbo yang satu ini mampu membuat kita berpikir sejenak dan merenungkan betapa dalamnya makna dari kata-kata tersebut.

"Kau adalah mata, aku airmatamu," (2003)

5. Adimas Imannuel

Diantara peyair di atas, Adimas ini tergolong masih sangat muda. Meskipun begitu, pria kelahiran 1991 silam ini sangat layak untuk diapreasiasi karena selalu mampu menuangkan isi kepalanya ke dalam bait-bait puisi yang indah. Siap-siap jatuh cinta dengan puisinya berikut ini:

Kerentaan Waktu (2014)

Dalam sakit dan sembuhku

terselip bayang pucat wajah

dan gemetar biru bibirmu,

ia membawa kabut ingatan

masuk dan luruh ke seluruh tubuh.

Sebab cinta seperti serbuk obat

yang hampir kadaluwarsa

dan menggerus kesadaran kita

hingga berlupa menghitung kini.

Dengan mata berkunang

kita jangkau kepastikan

meski kau bisa saja

menyembunyikan namaku

di balik ranjang tidurmu

sambil mengisi sendiri

hari kematianmu, sebab

maut adalah simpang antara

bangsal dan kosong tak terkira.

Dan hari depan masih menetes

di kantung infus, ia mengairi

diri yang kerontang, tak putus-putus

Lima penyair tersebut mampu membuatmu jatuh hati bukan? Puisi mana dan siapa penyair modern favoritmu?

Source: https://goersapp.com/blog/2017/04/28/penyair-modern-muda-indonesia/