Konten dari Pengguna

KKN FBD FISIP UB 54 Hadirkan Pola Asuh Positif di Posyandu Desa Mentaraman

Tyara Nethaniela Larissa

Tyara Nethaniela Larissa

Mahasiswa Psikologi, Universitas Brawijaya Malang

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tyara Nethaniela Larissa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto bersama mahasiswa KKN FBD 54 UB dengan para kader Posyandu Dusun Mentaraman sebagai bentuk kolaborasi dalam kegiatan edukasi pengasuhan anak bertema "Ibu Hebat, Anak Kuat." (Sumber: Kelompok 54 FBD Mentaraman)
zoom-in-whitePerbesar
Foto bersama mahasiswa KKN FBD 54 UB dengan para kader Posyandu Dusun Mentaraman sebagai bentuk kolaborasi dalam kegiatan edukasi pengasuhan anak bertema "Ibu Hebat, Anak Kuat." (Sumber: Kelompok 54 FBD Mentaraman)

Mentaraman, Donomulyo – Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya yang tergabung dalam program KKN FISIP Bakti Desa (FBD) 2025 melakukan penyuluhan pola asuh positif digelar dalam kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer Dusun Mentaraman, Desa Mentaraman, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang pada Rabu (10/7). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para ibu tentang pentingnya pola asuh positif dalam mendampingi tumbuh kembang anak usia dini, serta mendorong terciptanya lingkungan keluarga yang sehat, penuh kasih, dan mendukung kesejahteraan emosional anak.

Pemberian sosialisasi parenting tentang pola asuh positif, Sesi konsultasi dengan ibu balita di posyandu Dusun Mentaraman (Sumber: Kelompok 54 FBD Mentaraman)
zoom-in-whitePerbesar
Pemberian sosialisasi parenting tentang pola asuh positif, Sesi konsultasi dengan ibu balita di posyandu Dusun Mentaraman (Sumber: Kelompok 54 FBD Mentaraman)

Penyuluhan disampaikan secara ringan dan komunikatif, bersamaan dengan kegiatan rutin Posyandu Integrasi Layanan Primer. Para mahasiswa KKN menyampaikan materi pola asuh positif melalui brosur leaflet edukatif yang berisi informasi singkat tentang gaya pengasuhan yang sehat, teknik regulasi emosi untuk ibu, dan tips meningkatkan kepercayaan diri dalam mengasuh anak.

Alasan diadakannya kegiatan ini tidak lepas dari pentingnya peran ibu sebagai fondasi awal dalam perkembangan karakter dan kesejahteraan psikologis anak. Banyak ibu di desa yang menghadapi tantangan pengasuhan tanpa akses informasi memadai. Oleh karena itu, mahasiswa KKN FBD UB Kelompok 54 menghadirkan edukasi yang mudah dipahami dan aplikatif agar para ibu merasa didukung, bukan dihakimi.

Pendampingan ibu balita dalam pengisian kuesioner self-check pola asuh positif di Posyandu Dusun Mentaraman (Sumber: Kelompok 54 FBD Mentaraman)

Sebagai pendukung refleksi, para ibu juga diberikan lembar self-check pola asuh untuk mengevaluasi gaya pengasuhan yang selama ini diterapkan di rumah. Selain itu, kegiatan ini juga membuka ruang konsultasi singkat satu per satu, agar para ibu dapat menyampaikan kendala maupun pertanyaan secara personal tanpa rasa sungkan.

“Ibu-ibu terlihat antusias dan terbuka saat berbagi pengalaman. Banyak yang merasa terbantu dengan penjelasan sederhana dan contoh kasus yang disampaikan,” ujar salah satu fasilitator kegiatan.

Salah satu warga, Ibu Noviana (25), juga menyampaikan kesannya,

Sebagai ibu baru, saya sering bingung harus bagaimana saat anak tantrum. Lewat kegiatan ini, saya jadi tahu kalau anak butuh dipahami juga, bukan cuma dimarahi. Brosurnya menarik, bahasanya mudah dipahami, dan membuat saya jadi lebih percaya diri menjadi ibu hebat setelah membacanya.

Sebagai bentuk simbolis dukungan terhadap tumbuh kembang anak, kegiatan ditutup dengan pembagian susu kotak kepada anak-anak yang hadir bersama ibunya di Posyandu.

Ibu-ibu balita di Posyandu Dusun Mentaraman menerima brosur leaflet edukatif bertema "Ibu Hebat, Anak Kuat" (Sumber: Kelompok 54 FBD Mentaraman)

Melalui pendekatan yang interaktif dan partisipatif, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong terciptanya pola pengasuhan yang lebih sehat, penuh empati, dan mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh dalam keluarga-keluarga di Desa Mentaraman. Membawa semangat “Ibu Hebat, Anak Kuat”, Mahasiswa KKN FBD Universitas Brawijaya Kelompok 54 berharap inisiatif edukatif semacam ini dapat terus berlanjut sebagai upaya menciptakan lingkungan keluarga yang suportif bagi pertumbuhan dan kesejahteraan anak-anak yang tumbuh di Desa Mentaraman.