Konten dari Pengguna

Anti Korupsi Ala H Agus Salim, Anak Muda Harus Tau!

Tyhan Ladarizka

Tyhan Ladarizka

Tulisan dibaca. Pikiran ditulis.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tyhan Ladarizka tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

H. Agus Salim 
Sumber: tirto.id
zoom-in-whitePerbesar
H. Agus Salim Sumber: tirto.id

Pasti di antara kalian sudah tidak asing lagi dengan sosok pahlawan yang satu ini. Yap, beliau adalah H. Agus Salim. Bagi kalian yang belum tau, H Agus Salim adalah pahlawan nasional yang juga berperan sebagai pejuang kemerdekaan Indonesia dan terkenal dalam sebuah organisasi bernama Sarekat Islam. Beliau ditetapkan sebagai pahlawan nasional Indonesia pada tanggal 27 Desember 1961 melalui Keppres nomor 657 tahun 1961.

Dengan nama asli Masyudul Haq, beliau lahir pada tanggal 8 Oktober 1844 di Koto Gadang, Sumatera Barat, putra dari Muhammad Salim dan Siti Zainab. H. Agus Salim bersekolah di Sekolah Khusus anak-anak Eropa (ELS) lulus pada tahun 1897 dan melakukan studi lanjutan di Hoogere Burger School (HBS) Batavia, lulus dengan nilai tertinggi.

H. Agus Salim wafat pada tanggal 4 November 1954 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan kalibata, Jakarta.

Semasa hidupnya H. Agus Salim pernah menjabat menjadi beberapa petinggi di antaranya:

  • 1906 sebagai penerjemah konsulat Belanda di Jeddah

  • 1915 Pejuang kemerdekaan bersama Serikat Islam (SI)

  • Anggota Volksraad Periode 1921-1924

  • Jurnalis Harian Neratja, Hindia Baroe, dan pendiri Kabar Fadjar Asia

  • Menteri Muda Luar Negeri di Kabinet Sjahrir I dan II

  • Menteri Luar Negeri di Kabinet Amir Sjarifuddin pada tahun 1947, dan Kabinet Hatta pada 1948-1949.

Sumber: ngopibareng.id

Nilai Anti Korupsi Ala H. Agus Salim yang Perlu Diketahui Anak Muda

Penasaran seperti apa nilai anti korupsi yang diterapkan H. Agus Salim semasa hidupnya yang patut kita tiru? Yuk, simak ulasannya berikut.

Nilai Mandiri

Semasa hidupnya, H. Agus Salim mendidik Anaknya tanpa Sekolah Formal. Prinsip Agus Salim sama seperti halnya Mohammad Syafei, pendiri INS Kayutanam. Bedanya Syafei membangun sekolah dengan kurikulum mandiri, sedangkan Salin mengajarkan anak-anaknya sendiri. Bekerja, Menimba Ilmu dan Berdiplomasi.

Nilai Kerja Keras

Bekerja, menimba ilmu dan berdiplomasi. H.Agus Salim merupakan sosok pekerja keras. Tahukah kamu bahwa di dalam kuliah Haji Agus Salim di Cornell University, Ithaca, USA tahun 1953, beliau sudah membicarakan mengenai pentingnya modernitas Islam, pluralisme dan pemahaman Jihad?

Dalam soal Jihad, beliau bicara makna Jihad yang bukan semata-mata perjuangan fisik yang bila harus didefinisikan berarti kerja keras untuk membela kebenaran bukan menyerang atau agresi.

Nilai Tanggung Jawab

Di tengah padatnya aktivitas, Agus Salim tetap menjadi seorang ayah yang bertanggung jawab. Memilih untuk tidak menyekolahkan anak-anaknya di sekolah formal karena kekecewaannya terhadap sistem pendidikan Belanda, tidak membuat dirinya lepas tangan. Ia tetap mendidik dan bertanggung jawab menuntun hingga anak-anaknya menjadi pribadi yang cerdas.

Nilai Kepedulian

Pada nilai ini, Haji Agus Salim mempunyai alasan tersendiri mengapa Ia tak menyekolahkan anak-anaknya dalam pendidikan formal karena Ia sendiri telah mengalami jalan berlumpur akibat mendapat pendidikan sekolah Belanda serta bekerja sebagai pegawai pemerintah Belanda, sehingga Ia tak tega jika anak-anaknya melalui jalan serupa. Hal ini menimbulkan rasa kepeduliannya terhadap anak-anaknya karena ia tidak mau dan tidak tega anak-anaknya melalui jalan yang sama dengan dirinya. Oleh karena itu, ia menyekolahkan anak-anaknya sendiri tidak secara formal.

Sumber: merdeka.com

Nilai Sederhana

Beliau adalah sosok yang tidak mendamba istana dengan prinsip Leiden is Lijden. Meski menjabat sebagai Menteri dalam beberapa kabinet dan termasuk orang berpengaruh di negeri ini, tak menjadikan Agus Salim hidup dengan kemewahan. Hal ini juga dibuktikan Moehammad Roem dalam tulisannya, “Haji Agus Salim, Memimpin adalah menderita”.

Nilai Kedisiplinan

Beliau mempunyai nilai disiplin dalam hidupnya. Yakni dalam hal pendidikan. Beliau dinilai menjadi anak yang cerdas dari kecil dan beliau adalah salah satu Pribumi yang berhasil mengayom pendidikan di HBS (Hogere Burger School).

Sifat disiplin tersebut beliau tularkan ke anak- anaknya. Walaupun beliau mengajarkan anak2nya belajar dengan metode yang sangat ringan tetapi beliau mengajarkan bahwa saat waktunya belajar harus belajar guna menjadi manusia yang cerdas dan dapat bersekolah di negeri luar.

Nilai Keadilan

Saat pembentukkan dasar negara Indonesia Haji Agus Salim kurang menyetujui atas usulan didirikannya negara islam, karena beliau memikirkan pihak lain yang beragama di luar islam.

Dalam kutipannya “Campur atau pisahnya agama dengan politik kerap menjadi perbincangan dan menimbulkan perbedaan. Adakalanya pihak yang menang menghendaki suatu kebijakan. Kemudian pihak yang berkuasa memasukkan paham agamanya ke dalam hukum dan peraturan negeri, dengan pendapatnya memaksa orang yang berlainan agama untuk menurut kepada pihak yang berkuasa. Dengan hal tersebut, maka telah melanggar salah satu pokok dalam agama yaitu pokok kemerdekaan keyakinan dan atas nama agama nyata melakukan paksaan dalam agama”

Nilai Integritas

H. Agus Salim dikenal sebagai seorang pemimpin, pejuang, jurnalis, ulama, guru, politisi, negarawan, diplomat, ahli pidato, pujangga, serta seorang pemikir. Beliau Mampu menguasai beberapa bahasa asing seperti: Belanda, Inggris, Arab, Turki, Perancis, Jepang, Jerman, dan Spanyol.

Nah, sebagai generasi muda atau millennial, kita bisa lho meneladani sifat-sifat H. Agus Salim yang mencerminkan anti korupsi di semasa hidupnya. Jangan sampai semua perilaku dan sifat kita terbawa zaman sehingga membuat kita semua lupa akan nilai-nilai penting dalam hidup.

Yuk! Semuanya mari kita jadikan generasi muda yang bebas dari sifat dan perilaku koruptif yang dapat merugikan orang lain bahkan negara! Stay positive ya!

Artikel ini dibuat untuk memenuhi tugas kelas Anti Korupsi - Universitas Paramadina

Disusun Oleh:

  • Dania Hasna Afiyah - 119106073

  • Davina Harniadi - 119106043

  • Lulu Khaironnisa - 119106034

  • Mudrika Kumala - 119106037

  • Nurul Izzati - 119106079

  • Tyhan Ladarizka - 119106052

  • Vista Bella Da Ikha - 119106076