Konten dari Pengguna

Dosen Akuntansi UMY Dampingi Pembukuan Koperasi Merah Putih Sleman

UMY Mengabdi

UMY Mengabdi

Berita tentang UMY

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari UMY Mengabdi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dosen Akuntansi UMY Dampingi Pembukuan Koperasi Merah Putih Sleman
zoom-in-whitePerbesar

Tim dosen Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mendampingi pengurus Koperasi Desa Merah Putih Kalurahan Pandowoharjo, Kapanewon Sleman, dalam membangun sistem pembukuan keuangan yang lebih tertata. Program pendampingan berlangsung selama Maret hingga Juni 2026 sebagai bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui pendampingan tersebut, tim mempelajari sistem kerja koperasi, unit usaha yang dijalankan, serta mekanisme pencatatan keuangan sebelum memberikan pendampingan penyusunan sistem pembukuan. Langkah ini dilakukan untuk mendukung tata kelola keuangan yang lebih transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

Ketua tim pengabdian, Peni Nugraheni, mengatakan sistem pembukuan yang baik menjadi salah satu fondasi penting bagi keberlangsungan koperasi.

"Kami berharap melalui pendampingan sistem pembukuan yang intensif serta hibah perangkat teknologi ini, Koperasi Desa Merah Putih dapat mengelola informasinya dengan lebih baik, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Peni.

Selain pendampingan, tim UMY juga menyerahkan hibah berupa satu unit laptop untuk mendukung operasional koperasi. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Peni Nugraheni bersama anggota tim, Caesar Marga, kepada Ketua Koperasi Desa Merah Putih Pandowoharjo, Aditya Noor, disaksikan Lurah Pandowoharjo, Catur Sarjumiharta, beserta jajaran pengurus koperasi.

Catur Sarjumiharta menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, modernisasi perangkat kerja dan pembukuan menjadi langkah penting untuk memperkuat kapasitas kelembagaan ekonomi desa.

Sementara itu, Pengawas Koperasi Desa Merah Putih sekaligus Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pandowoharjo, Yanuri, menilai pemanfaatan sistem pembukuan digital dapat membantu pengurus menyusun laporan keuangan yang lebih efisien dan dapat dipertanggungjawabkan kepada anggota.

Ketua Koperasi Desa Merah Putih Pandowoharjo, Aditya Noor, mengatakan bantuan perangkat dan pendampingan yang diberikan akan dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan administrasi, pencatatan simpanan anggota, serta mendukung pengembangan unit usaha koperasi.

Program ini menjadi bagian dari upaya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam memperkuat tata kelola koperasi melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi.

Editor: Fildasari