Konten dari Pengguna

Dosen KPI UMY Bangun Pojok Literasi Bencana di TK ABA Kembaran

UMY Mengabdi

UMY Mengabdi

Berita tentang UMY

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari UMY Mengabdi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dosen KPI UMY Bangun Pojok Literasi Bencana di TK ABA Kembaran
zoom-in-whitePerbesar

Direktorat Riset dan Pengabdian (DRP) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) sukses menyelenggarakan workshop pengabdian masyarakat bertajuk “Workshop Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) KB-TK ABA Kembaran”.

Program pengabdian ini berlangsung dua hari ini dihadiri oleh 26 peserta yang terdiri dari jajaran guru dan wali murid. Kegiatan ini merupakan upaya nyata dalam membangun kesiapsiagaan lingkungan sekolah terhadap ancaman bencana.

Pada hari pertama pelaksanaan, Senin (20/4/2026), kegiatan diisi oleh Dr. Twediana Budi Hapsari, Ph.D., Ketua Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UMY sekaligus ketua tim pengabdian. Ia hadir bersama Dholina Inang Pambudi, S.Pd., M.Pd., dosen Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), untuk memaparkan materi yang berfokus pada kerangka pembentukan SPAB.

Selain berupa pemaparan materi, kegiatan ini juga diwujudkan melalui aksi nyata dengan pembuatan Pojok Literasi Bencana. Fasilitas ini dirancang sebagai area baca yang menyediakan berbagai buku edukatif mengenai mitigasi dan pengenalan bencana alam diantaranya melalui buku bacaan, modul tiga pilar penanganan bencana, permainan ular tangga raksasa untuk edukasi bencana untuk siswa PAUD dan TK, serta contoh tas SIAGA BENCANA beserta isinya. Melalui pojok ini, anak- anak diharapkan dapat mengenal lebih dekat jenis-jenis bencana alam serta cara menghadapinya dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami sejak usia dini.

Memasuki hari kedua pada Jumat (24/4/2026), sesi materi dilanjutkan oleh dosen KPI UMY lainnya yaitu, Cahyo Setiadi Ramadhan, S.Psi., M.Psi., Psikolog.

Dalam pemaparannya yang berjudul “Pendampingan Psikososial Anak Terkait Bencana Alam". Cahyo menekankan bahwa anak usia dini (0-6 tahun) sangat bergantung pada caregiver karena respon mereka terhadap bahaya bersifat emosional. Oleh sebab itu guru dan orang tua perlu dilatih menjadi “jangkar emosional” melalui pelatihan Psychological First Aid (PFA).

Melalui kolaborasi ini, diharapkan KB-TK ABA Kembaran mampu melakukan screening awal kesehatan mental serta memiliki sistem rujukan yang jelas untuk mewujudkan sekolah yang aman secara fisik maupun psikologis.

Penulis: RZ

Editor: Fildasari