Konten dari Pengguna

Dosen UMY Dampingi Pengembangan Layanan Air Bersih SPAMDES Nanggulan

UMY Mengabdi

UMY Mengabdi

Berita tentang UMY

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari UMY Mengabdi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dosen UMY Dampingi Pengembangan Layanan Air Bersih SPAMDES Nanggulan
zoom-in-whitePerbesar

Kulon Progo – Akses terhadap layanan air bersih yang andal menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat. Untuk mendukung peningkatan kualitas layanan air minum desa, tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melaksanakan program pendampingan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum Desa (SPAMDES) Tirto Manunggal di Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Program bertajuk “Pengembangan Pelayanan Pengelolaan SPAMDES Tirto Manunggal Nanggulan Kulon Progo” ini merupakan bagian dari komitmen UMY dalam menjalankan catur darma perguruan tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan didukung oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRP) UMY dan berlangsung selama Maret hingga April 2026.

Ketua tim pengabdian, Dr. Ir. Surya Budi Lesmana, S.T., M.T., dari Program Studi Teknik Sipil UMY menjelaskan bahwa program ini bertujuan membantu pengelola SPAMDES dalam merencanakan pengembangan sumber air dan sistem distribusi secara lebih efektif serta berkelanjutan.

“Kami melakukan analisis terhadap kondisi eksisting jaringan distribusi dan kebutuhan pengembangan ke depan. Selain itu, program ini juga memberikan dukungan berupa sebagian peralatan yang dibutuhkan untuk menunjang peningkatan layanan air bersih kepada masyarakat,” ujarnya.

Saat ini SPAMDES Tirto Manunggal melayani 121 pelanggan aktif yang tersebar di wilayah Nanggulan. Sistem yang dikelola memiliki tiga sumber air, dua unit pompa, jaringan pipa distribusi utama sepanjang sekitar dua kilometer, satu reservoir utama, serta empat reservoir pembagi yang berada lebih dekat dengan pelanggan.

Berdasarkan hasil kajian tim, salah satu kebutuhan utama pengembangan adalah pembaruan jaringan pipa distribusi utama. Pipa besi yang selama ini digunakan dinilai rentan mengalami korosi sehingga berpotensi menurunkan kualitas layanan dan meningkatkan biaya perawatan.

Sebagai solusi, tim merekomendasikan penggantian jaringan pipa utama menggunakan pipa HDPE (High-Density Polyethylene). Material ini dikenal memiliki ketahanan tinggi terhadap korosi, lebih fleksibel, dan banyak digunakan dalam sistem distribusi air bersih karena umur layan yang lebih panjang.

Selain pembaruan jaringan distribusi, peningkatan kapasitas layanan juga direncanakan melalui penambahan jumlah pompa untuk mengoptimalkan pengambilan air dari sumber yang tersedia. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kontinuitas pasokan air sekaligus mengantisipasi pertumbuhan jumlah pelanggan di masa mendatang.

Program pengabdian ini melibatkan kolaborasi lintas perguruan tinggi dan disiplin ilmu. Selain Dr. Surya Budi Lesmana sebagai ketua, tim terdiri atas Taufiq Ilham Maulana, S.T., M.Eng., Ph.D. dari Program Studi Teknik Sipil UMY, Ferriawan Yudhanto, S.T., M.T., Ph.D. dari Program Studi Teknologi Rekayasa Otomotif UMY, serta Dr. Risdiyanto, S.T., M.T. dari Universitas Janabadra.

Melalui pendampingan ini, UMY berharap pengelolaan SPAMDES Tirto Manunggal dapat semakin profesional dan mampu memberikan layanan air bersih yang lebih baik bagi masyarakat. Penguatan infrastruktur dan tata kelola di tingkat desa juga diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendukung ketahanan air serta peningkatan kualitas hidup warga.

Editor: Fildasari