Konten dari Pengguna

Dosen UMY Kembangkan Sistem Pengeras Suara untuk Mushola Ar Rahman

UMY Mengabdi

UMY Mengabdi

Berita tentang UMY

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari UMY Mengabdi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dosen UMY Kembangkan Sistem Pengeras Suara untuk Mushola Ar Rahman
zoom-in-whitePerbesar

Kulon ProgoDosen Program Studi Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rama Okta Wiyagi, mengembangkan sistem pengeras suara di Mushola Ar Rahman, Bulu, Kalurahan Wahyuharjo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo. Program pengabdian kepada masyarakat tersebut dilaksanakan pada Senin (27/4/2026) untuk mendukung kegiatan ibadah dan pengajian di mushola.

Rama mengatakan pengembangan sistem audio dilakukan karena pengurus mushola membutuhkan perangkat pengeras suara yang mampu menghasilkan distribusi suara lebih merata, terutama saat kegiatan pengajian yang dihadiri banyak jamaah hingga meluber ke area luar bangunan.

"Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari program pengabdian yang berfokus pada penerapan teknologi tepat guna untuk membantu kegiatan keagamaan masyarakat. Latar belakang kegiatan ini adalah adanya kebutuhan mitra terhadap sistem pengeras suara yang lebih jelas dan merata, terutama ketika pengajian diikuti banyak jamaah hingga sebagian berada di luar mushola," ujar Rama.

Mushola Ar Rahman secara rutin menjadi lokasi pengajian setiap Sabtu pagi yang diikuti guru, wali murid, dan masyarakat sekitar. Sebelum sistem baru diterapkan, suara penceramah dinilai belum terdengar jelas hingga bagian belakang, sisi ruangan, maupun area luar mushola.

Dalam program tersebut, tim pengabdian UMY menyerahkan dua unit speaker aktif berdaya 100 watt, mikrofon nirkabel, dan tripod speaker. Tim juga melakukan pemasangan perangkat, uji coba sistem, serta pendampingan kepada pengurus agar perangkat dapat dioperasikan secara mandiri.

Kegiatan berlangsung di Mushola Ar Rahman yang berada di lingkungan SMP Muhammadiyah 1 Lendah dan melibatkan pengurus mushola serta pihak sekolah. Menurut tim, perangkat yang dipasang diharapkan mampu meningkatkan kualitas penyampaian materi pengajian kepada jamaah.

Untuk mengevaluasi kinerja sistem, tim melakukan pengukuran menggunakan sound level meter di tiga titik sekitar mushola. Hasil pengukuran menunjukkan tingkat suara masing-masing sebesar 68,1 desibel (dB), 66,9 dB, dan 63,9 dB. Hasil tersebut menunjukkan suara dari sistem pengeras yang dikembangkan masih dapat terdengar dengan baik pada beberapa titik sebaran jamaah, termasuk di area luar mushola.

Rama menuturkan program ini tidak hanya berfokus pada pemberian perangkat, tetapi juga memastikan sistem dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh pengurus mushola.

"Harapannya, sistem pengeras suara ini dapat mendukung kegiatan pengajian secara berkelanjutan, membantu jamaah mendengarkan materi dengan lebih baik, serta memperkuat fungsi mushola sebagai pusat kegiatan ibadah dan pendidikan keagamaan masyarakat," katanya.

Program pengabdian ini dilaksanakan oleh tim dosen Program Studi Teknik Elektro UMY bersama sejumlah mahasiswa dengan dukungan Direktorat Riset dan Pengabdian (DRP) UMY sebagai bagian dari kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Editor: Fildasari