Dosen UMY Latih Guru dan Staf Sekolah Hadapi Henti Jantung dan Tersedak

Berita tentang UMY
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari UMY Mengabdi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan pengabdian berjudul “Pengenalan Bantuan Hidup Dasar untuk Guru, dan Pegawai Sekolah: Simulasi Resusitasi Jantung Paru dan Manuver Heimlich di SD Muhammadiyah Senggotan Yogyakarta”. Program ini merupakan bagian dari Catur Dharma Perguruan Tinggi UMY, terutama dalam Dharma Pengabdian.
“Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga sekolah dalam melakukan tindakan pertolongan awal pada situasi henti jantung dan tersedak, sehingga dapat berkontribusi dalam menekan angka kematian akibat kegawatdaruratan yang terjadi di luar rumah sakit,” jelas dr. Gagah Buana Putra, Sp.JP, FIHA, pada hari Kamis, 23 April 2026. Menambahkan bahwa tujuan lain dari pengabdian ini adalah Kegiatan pengabdian melalui program Little Hearts Hero ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru serta pegawai sekolah dalam memberikan pertolongan pertama pada kondisi kegawatdaruratan, khususnya Bantuan Hidup Dasar (BHD) melalui simulasi Resusitasi Jantung Paru (RJP) dan manuver Heimlich di SD Muhammadiyah Senggotan Yogyakarta.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta mampu mengenali dan menangani kondisi henti jantung serta tersedak secara cepat dan tepat, serta mendorong terbentuknya lingkungan sekolah yang tanggap darurat dan peduli terhadap keselamatan. Program ini dilaksanakan oleh dr. Gagah Buana Putra, Sp.JP, FIHA, Ketua Program Studi Kedokteran. Anggota program pengabdian adalah dr. Fitria Nurul Hidayah, Sp.PD,M.Sc,FINASIM Program Studi Dokter, dan Prof. Dr. dr. Budi Yuli Setianto, SpPD, SpJP (K), Program Studi Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah, Universitas Gadjah Mada.
UMY melalui Direktorat Riset dan Pengabdian (DRP) secara aktif memfasilitasi dosen untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat. Hal ini menjadi komitmen UMY dalam pelaksanaan Catur Dharma di Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Bukti UMY adalah kampus berdampak.
dr. Gagah Buana Putra, Sp.JP, FIHA, dosen Program Studi Dokter Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyrakat dengan menjadikan SD Muhammadiyah Senggotan sebagai mitra Kegiatan ini adalah bagian dari program pengabdian masyarakat berjudul “Pengenalan Bantuan Hidup Dasar untuk Guru dan Pegawai Sekolah: Simulasi Resusitasi Jantung Paru dan Manuver Heimlich di SD Muhammadiyah Senggotan Yogyakarta”.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian Pengenalan Bantuan Hidup Dasar untuk Guru dan Pegawai Sekolah: Simulasi Resusitasi Jantung Paru dan Manuver Heimlich di SD Muhammadiyah Senggotan Yogyakarta. Jelas, dr. Gagah Buana Putra, Sp.JP, FIHA ,pada Kamis 23 April 2026. dr. Gagah Buana Putra, Sp.JP, FIHA menambahkan bahwa latar belakang pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga sekolah dalam melakukan tindakan pertolongan awal pada situasi henti jantung dan tersedak, sehingga dapat berkontribusi dalam menekan angka kematian akibat kegawatdaruratan yang terjadi di luar rumah sakit.
Kegiatan ini dilakukan di SD Muhammadiyah Senggotan dan diikuti dengan antusiasoleh 12 guru. Mereka antusias mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh dosen UMY. Kegiatan ini merupakan komitmen UMY dalam pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari Catur Dharma UMY, yang dijalankan dengan dukungan Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat UMY.
Editor: Fildasari
