Konten dari Pengguna

Dosen UMY Manfaatkan Limbah Organik Dapur Waroeng “SS” Jadi Eco-Enzyme

UMY Mengabdi

UMY Mengabdi

Berita tentang UMY

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari UMY Mengabdi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dokumentasi Kegiatan
zoom-in-whitePerbesar
Dokumentasi Kegiatan

Lestari Rahayu, dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian (FP), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan memanfaatkan limbah organik Dapur Waroeng “SS” sehingga dapat menjadi Eco-Enzyme dalam memberdayakan masyarakat. Pengabdian ini dilaksanakan di Masjid Al Ittihad, Caturtunggal, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu (5/3).

Pengabdian masyarakat ini mengusung tema pemanfaatan limbah ramah lingkungan, yaitu limbah rumah tangga yang berasal dari kulit buah-buahan dan sayur-sayuran. Pada pelaksanaan pengabdian, Lestari juga ditemani oleh tim pengabdian dari UMY, di antaranya Diah Rina Kamardiani dan Arief Abdillah Nurusman. Pengabdian ini juga berkolaborasi dengan dosen daru Universitas Ahmad Dahlan (UAD), serta melibatkan kontribusi mahasiswa Program Studi Agribisnis, diantaranya Titis Dwi Saputri, Titin Resiana, Fasya Hanna Putrim dan Kaniya Hersiananda Resta.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan dan sosialisasi yang kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan Eco-Enzyme. Jaenal Mutakhim, selaku pemateri menjelaskan bahwa terdapat 60% sampah yang terbuang di TPA merupakan sampah organik yang menghasilkan pembusukan yang meningkatkan gas metana. Oleh karena itu, Lestari bersama dengan tim pengabdian menjadikan Eco-Enzyme sebagai alternatif alami yang dapat mengurangi produksi limbah kimia sintesis berbahaya di rumah.

Peserta yang terdiri dari karyawan Waroeng “SS” dan masyarakat sekitar dengan jumlah peserta pengabdian sekitar 20 orang. Hasil Eco-Enzyme bermanfaat dalam menghemat kebutuhan rumah tangga serta ramah lingkungan.