Dosen UMY Perkuat Literasi keuangan Syariah Komunitas Muslim Jepang

Berita tentang UMY
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari UMY Mengabdi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Osaka, Jepang – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan dakwah dan pemberdayaan masyarakat global melalui kegiatan pengabdian internasional yang diselenggarakan di Jepang. Mengusung tema “Islamic Financial Literacy Education for The Muslim Community in Japan Da'wah Centre ,Japan”, kegiatan ini berlangsung pada 12 April 2026 bekerja sama dengan Japan Da’wah Centre (JDC) di Osaka.
Program tersebut bertujuan guna meningkatkan pemahaman masyarakat Muslim mengenai prinsip-prinsip keuangan syariah, termasuk pengelolaan zakat dan keuangan halal dalam kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan mayoritas non-Muslim. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 23 peserta yang berasal dari beragam latar belakang (mahasiswa dan pekerja) serta kewarganegaraan meliputi lima negara bagian Malaysia (Terengganu, Serawak, Selangor, Kedah, Kuantan), Amerika Serikat, Perancis, termasuk warga dua prefektur Jepang (Hyogo dan Osaka) yang tergabung dalam komunitas Muslim JDC.
Tim pengabdian UMY terdiri atas dosen dan mahasiswa dari beberapa program studi. Dari Program Studi Ekonomi Syariah (Eskya UMY) Fakultas Studi Islam dan Peradaban (FSIP), melibatkan jajaran dosen yakni Andri Martiana, Lc., M.A., Ph.D., Dr. Maesyaroh, S.Ag., M.A., dan Sobar M. Johari, S.E.I., M.Sc., Ph.D., bersama tim mahasiswa yakni Nandyra Dwi Azzahra, Muhammad Azzam, S.E., dan Haura Syaikhah Nururrahman. Kegiatan tersebut juga didukung oleh Ani Yunita, S.H., M.H. selaku dosen dari Fakultas Hukum UMY.
Dalam pelaksanaannya di Jepang, delegasi yang hadir secara langsung dipimpin oleh Sobar M. Johari, S.E.I., M.Sc., Ph.D. bersama sejumlah anggota tim pengabdian lainnya. Acara diawali dengan sambutan dari pihak Japan Da’wah Centre yang menekankan pentingnya peningkatan literasi keuangan syariah bagi komunitas Muslim yang hidup sebagai kelompok minoritas di Jepang.
Sesi utama diisi oleh Sobar M. Johari melalui pemaparan materi bertajuk “Unlocking Islamic Financial Wisdom: Strengthening Zakat and Islamic Finance Literacy for Muslims in Japan”. Dalam presentasinya, ia menjelaskan pentingnya pemahaman zakat, pengelolaan keuangan yang sesuai prinsip syariah, serta kontribusi sistem keuangan Islam dalam mendukung kesejahteraan masyarakat Muslim.
Selain penyampaian materi utama, peserta juga memperoleh wawasan dari keynote speech yang disampaikan oleh Zulkarnain Hasan Basri selaku Kepala Japan Da’wah Centre. Ia mengulas perkembangan komunitas Muslim di Jepang serta berbagai tantangan dan peluang dalam penerapan praktik keuangan syariah di negara tersebut.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Sesi diskusi dan tanya jawab berjalan aktif dengan berbagai pertanyaan seputar implementasi keuangan syariah, pengelolaan zakat, hingga pilihan produk keuangan halal yang dapat diakses oleh Muslim yang tinggal di Jepang.
Melalui kegiatan ini, UMY berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi keuangan syariah masyarakat Muslim di tingkat global sekaligus memperluas jejaring kerja sama internasional dengan komunitas Muslim di berbagai negara. Program ini juga menjadi wujud peran aktif UMY dalam menyebarluaskan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin serta memperkuat posisi universitas sebagai institusi pendidikan yang berdaya saing global dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Editor: Fildasari
