Konten dari Pengguna

Keren! Dosen UMY Teguhkan Moderasi Islam di Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM)

UMY Mengabdi

UMY Mengabdi

Berita tentang UMY

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari UMY Mengabdi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pictures by pwmu.co
zoom-in-whitePerbesar
Pictures by pwmu.co

Meneguhkan moderasi keislaman di kalangan warga PCM penting dilakukan dalam rangka memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai arti penting dan aspek-aspek keislaman versi Muhammadiyah yakni Moderasi beragama.

Oleh karena itu, Dosen Program Studi Magister Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Zuli Qodir laksanakan pengabdian masyarakat dengan meneguhkan moderasi Islam di Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM). PCM ini berlokasi di Jalan Raya Berbah, Krikilan, Tegaltirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

PCM merupakan agen penting perubahan bangsa ini dikalangan Muhammadiyah. Meneguhkan moderasi islam yang rendah selama ini tidaklah berdiri sendiri yang hanya disebabkan oleh kondisi geografis (dikarenakan mereka tinggal cukup jauh dari pusat Kota Yogyakarta).

Dengan demikian, penguatan wacana keislaman di kalangan jamaah pengajian merupakan salah satu metode untuk mewujudkan penyebaran Islam di di kalangan warga pimpinan cabang muhammadiyah yang lebih baik.

Manfaat yang akan dicapai kegiatan ini adalah terwujudnya peneguhan moderasi islam yang komprehensif di kalangan jamaah PCM Berbah Sleman sehingga tercipta agen-agen yang akan berperan mempromosikan Moderasi islamkhususnya di komunitasnya.

Keberadaan warga jamaah pengajian PCM di Berbah memiliki potensi cukup besar untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat luas di daerahnya. Terutama di kalangan pengurus dan warga Muhammadiyah.

Selain memberikan pengayaan dan wawasan mengenai moderasi Islam pada warga pimpinan cabang muhammadiyah, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan semangat berbangsa dan menjadi Muhammadiyah di kalangan jamaah Pengajian.

Mengingat, jurusan politik Islam tidak hanya menjadi tanggung jawab para akademisi, tetapi juga merupakan tanggung jawab semua elemen bangsa khususnya Muhammadiyah dan Aisyiyah sebagai salah satu dari agen perubahan.

Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan pengajian tematik yang melibatkan beberapa ahli dalam bidang moderasi beragama untuk memberikan kerangka konseptual kepada mitra. Tahap berikutnya adalah pengajian rutin di kalangan warga jamaah PCM dalam memahami moderasi Islam.

Selama kegiatan berlangsung, mitra akan didampingi oleh fasilitator untuk mengarahkan kegiatan sehingga misi untuk memberikan pengayaan dan wawasan keislaman versi Muhammadiyah dapat tercapai.