Konten dari Pengguna

Lewat SADARI, UMY Bangun Kesadaran Ibu-Ibu PKK Untuk Cegah Kanker Payudara

UMY Mengabdi

UMY Mengabdi

Berita tentang UMY

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari UMY Mengabdi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lewat SADARI, UMY Bangun Kesadaran Ibu-Ibu PKK Untuk Cegah Kanker Payudara
zoom-in-whitePerbesar

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar pelatihan deteksi dini kanker payudara bagi ibu-ibu PKK RT 1 Arumsari, Kalurahan Sidoarum, Godean, Sleman. Melalui pelatihan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk mengenali tanda-tanda awal kanker payudara secara mandiri.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berlangsung pada 27 Juni 2026 ini mengusung tema Optimalisasi Kapasitas Ibu-Ibu PKK dalam Deteksi Dini Kanker Payudara melalui Program Pelatihan SADARI Berbasis Pemberdayaan Masyarakat. Program dipimpin oleh dosen Program Profesi Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UMY, Dita Ria Selvyana, dr., Sp.PD., M.Sc., Subsp.HOM(K), FINASIM.

Tim pengabdian juga melibatkan dr. Fitria Nurul Hidayah, Sp.PD., M.Sc., FINASIM, dari Program Studi Dokter FKIK UMY serta Dr. Sigit Priyanta, S.Si., M.Kom., dari Program Studi Ilmu Komputer Universitas Gadjah Mada.

Menurut Dita, pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat dalam melakukan deteksi dini kanker payudara melalui metode SADARI. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung pencegahan, mempercepat penemuan kasus, serta meningkatkan kualitas kesehatan perempuan.

"Kami berharap peserta mampu melakukan SADARI secara mandiri dan rutin, sekaligus menjadi agen edukasi kesehatan di lingkungan keluarga maupun masyarakat sehingga kesadaran terhadap pentingnya deteksi dini kanker payudara terus meningkat," ujarnya.

Pelatihan diikuti 19 peserta yang merupakan anggota PKK RT 1 Arumsari. Selain mendapatkan materi mengenai faktor risiko, pencegahan, dan pentingnya deteksi dini kanker payudara, peserta juga memperoleh panduan mengenai teknik pemeriksaan payudara sendiri yang benar.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Mereka aktif mengikuti sesi diskusi dan praktik sebagai bekal untuk menerapkan pemeriksaan secara mandiri dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui Direktorat Riset dan Pengabdian (DRP), UMY terus mendorong dosen melaksanakan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Program ini diharapkan dapat meningkatkan literasi kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat upaya pencegahan penyakit melalui deteksi dini di tingkat keluarga.

Editor: Fildasari