Pelaku Usaha Perempuan Moyudan Dapatkan Bimbingan Kewirausahaan dari UMY

Berita tentang UMY
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari UMY Mengabdi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Yogyakarta, 18 Februari 2024 - Dr. Harjanti Widiastuti, M.Si., Ak, dosen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan yang diadakan oleh PCA Moyudan untuk para pelaku usaha perempuan di wilayah tersebut. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para pelaku usaha, khususnya dalam perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) dan pengolahan produk dagang berupa sambal.
Kegiatan ini diadakan di PCA Moyudan dan diikuti oleh sejumlah pelaku usaha perempuan. Harjanti menyampaikan bahwa tujuan utama dari pengabdian ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para pelaku usaha agar mereka dapat memahami pentingnya perhitungan HPP dalam menetapkan harga jual yang kompetitif dan menguntungkan.
Pelatihan dimulai dengan penyuluhan tentang perhitungan HPP produk dagang. Para peserta diberikan penjelasan mengenai cara menghitung HPP secara tepat agar dapat menentukan harga jual yang sesuai dengan biaya produksi dan memperoleh keuntungan yang optimal. "Perhitungan HPP penting bagi kami sehingga bisa menentukan harga jual dan laba," ujar salah satu peserta pelatihan.
Selain itu, kegiatan pelatihan juga mencakup praktik pengolahan sambal sebagai alternatif produk yang dapat dijual. Para peserta diajarkan teknik-teknik pengolahan sambal yang baik, mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses pengemasan yang menarik. Diharapkan, melalui pelatihan ini, para pelaku usaha dapat mengembangkan produk baru yang memiliki nilai jual tinggi.
Para peserta menyambut baik kegiatan ini dan berharap agar pelatihan serupa dapat terus diadakan di masa mendatang. Mereka mengusulkan agar pelatihan berikutnya mencakup topik-topik seperti penyusunan laporan keuangan, pengolahan makanan kering dan tahan lama, pengemasan produk, dan pemasaran produk melalui media sosial. "Pengabdian ini sangat bermanfaat dan membantu kami para pelaku usaha untuk lebih memahami dan mengurus legalitas serta mengembangkan usaha kami," tambah seorang peserta lainnya.
Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini, diharapkan para pelaku usaha perempuan di wilayah PCA Moyudan dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam berwirausaha, sehingga mampu bersaing di pasar dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga. Harjanti berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat dan menjadi langkah awal untuk pengembangan usaha yang lebih maju dan profesional.
