Konten dari Pengguna

Pelatihan Drama oleh Dosen UMY di SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta

UMY Mengabdi

UMY Mengabdi

Berita tentang UMY

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari UMY Mengabdi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam upaya mendukung penguatan pendidikan karakter di kalangan remaja, dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa “Pelatihan Drama untuk Pelajar dalam Rangka Pendidikan Karakter”. Kegiatan ini berlangsung di SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta dan diikuti oleh siswa kelas VII F (25/4).

Pelatihan Drama oleh Dosen UMY di SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta
zoom-in-whitePerbesar

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan empati, tanggung jawab, kerja sama tim, serta kemampuan komunikasi siswa melalui pendekatan seni peran. Drama dipilih sebagai metode karena sifatnya yang ekspresif dan mampu menyampaikan nilai-nilai karakter secara mendalam dan menyenangkan.

Pelatihan dilaksanakan secara interaktif, dimulai dengan pengenalan dasar-dasar teater, latihan ekspresi dan improvisasi, hingga simulasi pementasan sederhana yang melibatkan tema-tema nilai moral dan sosial. Para siswa diajak untuk mengeksplorasi peran, menyusun dialog, dan menampilkan adegan berdasarkan situasi yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari mereka di sekolah maupun keluarga.

“Drama bukan hanya soal tampil di panggung, tapi juga bagaimana siswa belajar memahami perasaan orang lain, memecahkan konflik secara damai, dan membangun keberanian tampil di depan umum. Ini semua adalah bagian penting dari pendidikan karakter,” ujar Muhammad Muttaqien, dosen Ilmu Komunikasi UMY sekaligus fasilitator kegiatan.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Guru pendamping menyatakan bahwa pendekatan seni seperti ini dapat menjadi alternatif efektif dalam mendidik siswa secara menyenangkan dan bermakna. “Siswa terlihat antusias, dan pelatihan ini memberikan ruang bagi mereka untuk mengekspresikan diri dengan cara yang jarang didapatkan dalam pembelajaran formal,” ungkap salah satu guru SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta.

Ke depan, direncanakan kolaborasi lanjutan untuk mendampingi siswa dalam menyusun naskah drama bertema karakter Islami, yang dapat dipentaskan pada momen-momen sekolah seperti Hari Guru atau Peringatan Maulid Nabi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman seni, tetapi juga nilai-nilai hidup yang dapat diterapkan dalam kehidupan nyata.