UMY Ajak Jepang Kenal Pertanian Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal

Berita tentang UMY
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari UMY Mengabdi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Prof. Dr. Triyono, S.P., M.P., dosen Program Studi Agribisnis asal Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan kegiatan workshop Literasi Pertanian Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal yang dilakukan bersama tim pengabdian. Kegiatan ini bagian dari program pengabdian masyarakat berjudul Enhancing Sustainable Agriculture Literacy through Indonesian Local Wisdom: Indonesia-Japan Worshop.
“Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari program pengabdian yang berjudul Enhancing Sustainable Agriculture Literacy through Indonesian Local Wisdom: Indonesia- Japan Worshop,” jelas Prof. Dr. Triyono, S.P., M.P, pada Ahad 1 Februari 2026. Dr. Nur Rahmawati dan Ir. Eni Istiyanti menambahkan bahwa latar belakang dari pengabdian ini adalah Modernisasi dan urbanisasi telah menggeser nilai-nilai tradisional Jepang dan Asia yang terkait dengan penghormatan terhadap alam dan produksi pangan. Pertanian tidak lagi dipahami sebagai sistem budaya-ekologis, melainkan hanya sektor ekonomi yang jauh dari kehidupan sehari-hari generasi muda. Hal ini sejalan dengan tantangan global berupa krisis regenerasi petani dan menurunnya minat generasi muda di sektor pertanian.
Kegiatan dilakukan di Gifu International Centre Jepang dan diikuti secara antusias oleh sejumlah 40 orang anggota _Gifu Gaikokujin Support Center (GIC). Mereka antusias mengikuti kegiatan yang diadakan dosen UMY ini. Kegiatan ini adalah komitmen UMY dalam pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari catur darma UMY, yang dijalankan melalui dukungan Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat UMY.
