14 Medali Antar Tapak Suci UAD Juara Umum PSOT Lampung Championship VI

NEWS UAD
Informasi terkini Universitas Ahmad Dahlan
Konten dari Pengguna
17 Maret 2023 9:18 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari NEWS UAD tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kontingen Tapak Suci Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam Kejuaraan Pencak Silat Open Tournament Lampung Championship VI (Foto: Istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Kontingen Tapak Suci Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam Kejuaraan Pencak Silat Open Tournament Lampung Championship VI (Foto: Istimewa)
ADVERTISEMENT
Kontingen Tapak Suci Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil menyabet Juara Umum I dalam Kejuaraan Pencak Silat Open Tournament (PSOT) Lampung Championship VI. Sebuah perhelatan bergengsi tingkat nasional tersebut rutin diadakan setiap tahun oleh silat production dan diikuti oleh berbagai jenjang mulai dari usia dini, praremaja, remaja, dan dewasa. Tahun ini, turnamen digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung pada 8 hingga 10 Maret 2023.
ADVERTISEMENT
Tak tanggung-tanggung, 18 atlet terbaik yang dikirimkan UAD berhasil menorehkan prestasi luar biasa dengan meraih 9 medali emas, 2 medali perak, dan 3 medali perunggu. Atas prestasi gemilang itu, Wahyu Triyanto selaku Ketua Umum Tapak Suci UAD menyampaikan rasa bangganya, “Alhamdulillah sangat bangga dan puas atas capaian Juara Umum I ini karena menjadi salah satu bukti hasil kerja keras kami dalam berlatih setiap hari.”
Wahyu memaparkan, untuk menyongsong kejuaraan tersebut, kontingen Tapak Suci UAD berlatih secara intensif dan serius. “Persiapan kami lakukan sudah sejak November, melalui latihan beban dan juga latihan fisik. Terhitung sejak Januari, kami mulai lebih intensif. Latihan rutin kami adakan 3 kali dalam seminggu dan ada latihan tambahan di sela jadwal rutin latihan,” jelasnya.
ADVERTISEMENT
Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan rasa syukurnya karena selama berjalannya latihan para atlet tidak mendapati kendala berarti yang menghambat proses berlatih. Terakhir, Wahyu berharap dengan diraihnya juara umum ini, dapat menjadi pemacu semangat para atlet dalam berlatih agar dapat mempertahankan dan meningkatkan kembali prestasi yang saat ini sudah diraih. (eka)