Konten dari Pengguna

Mahasiswa KKN UAD Sosialisasikan Limbah Organik untuk Pertanian Berkelanjutan

NEWS UAD
Informasi terkini Universitas Ahmad Dahlan
25 Februari 2025 12:50 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari NEWS UAD tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Sosialisasi dan Praktik Pembuatan EM4, Eco Enzym, dan Biopori oleh KKN UAD (Dok. KKN UAD XIII B)
zoom-in-whitePerbesar
Sosialisasi dan Praktik Pembuatan EM4, Eco Enzym, dan Biopori oleh KKN UAD (Dok. KKN UAD XIII B)
ADVERTISEMENT
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) XIII B.2. mengadakan kegiatan sosialisasi dan praktik pembuatan effective microorganisms 4 (EM4), eco enzym, dan biopori di Dukuh Pace A, Hargomulyo, Gedangsari, Gunungkidul, pada Rabu, 19 Februari 2025. Kegiatan ini melibatkan Kelompok Wanita Tani (KWT) serta Ketua Kelompok Tani setempat sebagai peserta aktif dalam pelatihan. Program dilaksanakan di bawah bimbingan dosen pembimbing lapangan (DPL) Muhammad Fadillah Zulhayuddin, S.K.M., M.Kes.
ADVERTISEMENT
Tujuan kegiatan tersebut untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya kelompok tani, tentang teknik pengelolaan limbah organik yang ramah lingkungan serta cara meningkatkan kesuburan tanah secara alami. Dalam sosialisasi, mahasiswa KKN menjelaskan manfaat masing-masing metode yang diperkenalkan.
EM4 dikenal sebagai cairan yang mengandung mikroorganisme baik untuk membantu proses fermentasi bahan organik dalam tanah, sehingga dapat meningkatkan kesuburan lahan pertanian. Sementara itu, eco enzym merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik dapur yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, termasuk pupuk alami dan pembersih lingkungan. Adapun biopori merupakan teknik resapan air yang dapat meningkatkan daya serap tanah, mengurangi risiko banjir, serta memperbaiki ekosistem tanah dengan meningkatkan populasi mikroorganisme di dalamnya.
Setelah sesi teori, mahasiswa KKN mengajak para peserta untuk melakukan praktik langsung dalam pembuatan EM4, eco enzym, dan biopori. Peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan, mencampurkan bahan dalam takaran yang tepat, hingga mengaplikasikan hasil pembuatan ke lahan pertanian sekitar.
ADVERTISEMENT
Ketua Kelompok Tani sekaligus Dukuh Pace A, Sudiraharjo, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini, mengingat pentingnya penerapan teknologi sederhana dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Ia berharap pelatihan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi para petani dalam mengoptimalkan hasil pertanian mereka secara lebih alami dan efisien.
Salah satu anggota KWT juga mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat membantu mereka dalam mengolah limbah rumah tangga menjadi produk yang lebih berguna. Dengan adanya pengetahuan baru itu, mereka berencana untuk menerapkan metode yang telah diajarkan di rumah dan ladang masing-masing.
Mahasiswa KKN UAD XIII B.2. berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi awal bagi masyarakat Dukuh Pace A untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan memanfaatkan sumber daya alam secara lebih optimal. Dengan penerapan teknologi berbasis mikroorganisme dan teknik konservasi tanah yang sederhana, masyarakat dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan sekaligus meningkatkan hasil pertanian mereka.
ADVERTISEMENT
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi KKN UAD XIII B.2. dalam memberdayakan masyarakat desa melalui ilmu pengetahuan yang aplikatif dan berkelanjutan. (Eka/Faiq)