Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.99.0
Konten dari Pengguna
Mahasiswa UAD Gelar Pencegahan DBD di Dusun Semampir
28 Februari 2025 9:05 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari NEWS UAD tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan penyuluhan bertema “Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD)” di Dusun Semampir, Kelurahan Semugih, Kepanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 14 Februari 2025, di Balai Padukuhan Semampir dan diikuti oleh ibu-ibu PKK Dusun Semampir .
ADVERTISEMENT
Penyuluhan ini diadakan mengingat Dusun Semampir merupakan daerah endemik DBD dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta pengetahuan warga tentang pencegahan serta penanggulangan penyakit ini. Dukuh Semampir, Heri Supanto, mengungkapkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah warga telah terjangkit DBD. “Di dusun ini sudah ada lima warga yang terkena DBD pada bulan Februari ini,” ujarnya.
Ketua penyuluhan, Nuva, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih memahami langkah-langkah pencegahan DBD. “Harapannya, para warga dapat mengetahui cara mencegah DBD agar terhindar dari penyakit ini,” katanya. Dalam penyuluhan itu, mahasiswa KKN UAD menjelaskan tentang gejala DBD, penyebab penyebaran virus, serta cara pencegahannya, termasuk penerapan 3M (menguras, menutup, dan mendaur ulang) serta pemberantasan sarang nyamuk dengan metode fogging.
ADVERTISEMENT
Kegiatan ini mendapat respons positif dari warga, terutama ibu-ibu PKK yang hadir. Ibu Dukuh Semampir juga menyampaikan apresiasinya atas penyuluhan yang diberikan oleh mahasiswa KKN UAD. “Kami berterima kasih atas kegiatan penyuluhan ini. Dengan adanya kegiatan ini, wawasan warga mengenai penyakit DBD dan cara pencegahannya semakin bertambah,” tuturnya.
Dengan adanya penyuluhan tersebut, diharapkan masyarakat Dusun Semampir semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan langkah-langkah pencegahan agar kasus DBD dapat ditekan seminimal mungkin. Mahasiswa KKN UAD juga berharap edukasi ini dapat diteruskan oleh masyarakat setempat untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bebas dari DBD. (Nda/din)