Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
UAD Fasilitasi Mahasiswa dengan Berbagai Organisasi Kemahasiswaan
13 September 2021 7:40 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari NEWS UAD tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Tidak sedikit fasilitas peminatan yang diberikan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta kepada mahasiswa. Di antaranya Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), organisasi mahasiswa (ormawa), ataupun organisasi otonom Muhammadiyah (ortom). Selain meningkatkan potensi, bakat, dan minat mahasiswa, di dalamnya juga diperoleh banyak pembelajaran, seperti kepemimpinan, relasi, dan tentunya pengetahuan umum yang jarang didapat di pembelajaran formal.
ADVERTISEMENT
Terdapat 16 UKM yang ada di UAD, di antaranya UKM Badminton, UKM Karate, UKM Mahasiswa Ahmad Dahlan Pecinta Alam (Madapala), UKM Musik, UKM Paduan Suara Mahasiswa (PSM), UKM Sepak Bola, UKM Bola Basket, UKM Koperasi Mahasiswa (Kopma), UKM KSR-PMI, UKM Pers Mahasiswa “Poros”, UKM Taekwondo, UKM Bola Voli, UKM Fotografi “Lensa UAD”, UKM Menwa UAD, UKM Pramuka, dan UKM Seni Tari. Seperti namanya, di UKM bisa mengeksplorasi kemampuan diri mahasiswa di luar perkuliahan.
“Mengikuti organisasi ataupun UKM itu sangat menarik, karena melalui wadah tersebut mahasiswa bisa meningkatkan kemampuan dan memperluas relasi yang sangat membantu mereka, baik individu maupun organisasi,” tutur Adil Al Hasan selaku Pemimpin Redaksi Poros, salah satu UKM di UAD.
ADVERTISEMENT
Di luar mengeksplorasi diri, seperti kepemimpinan dan memperoleh pengalaman untuk belajar memberdayakan diri dan orang lain, bisa juga diperoleh dari ortom dan ormawa UAD. Andra yang merupakan salah satu Gubernur BEM di UAD ketika diwawancarai lewat WhatsApp mengatakan, “Orang yang baik adalah ketika semasa hidupnya sering mengalami kegagalan daripada menghabiskan masa hidupnya tanpa melakukan apa pun. Jadi, jangan takut untuk mengambil kesempatan, jangan takut untuk berproses, dan jangan takut untuk harus berhadapan dengan risiko ataupun konsekuensi. Sebab hal semacam ini adalah bentuk proses untuk memperoleh apa yang belum pernah didapat.” (Lrs).